batampos.co.id – Sesuai dengan Keputusan Presiden nomor 17 tahun 2020 tentang cuti bersama pegawai Aparatur Sipil Negara tahun 2020. Aparatur Sipil Negara (ASN) akan cuti mulai 28-31 Oktober nanti.

Penjabat sementara Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum, mengatakan, sesuai dengan surat edaran Wali Kota Batam nomor 207 tahun 2020 terkait cuti bersama mulai 28-30 Oktober.

“Suratnya sudah ada dan ditandatangani. ASN tidak dibenarkan keluar dari Kota Batam selama cuti bersama ini. Sementara bagi yang sudah telanjur cuti saya minta untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan melaporkan hasil rapid test dan swab kepada Pemko Batam,” ujarnya, Senin (26/10).

Pegawai tetap bertugas seperti biasa tanggal 26-27 Oktober dan kembali masuk kerja 2 November 2020. Bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik, harap mengatur jadwal agar cuti bersama tidak mengganggu pelayanan.

“Pelayanan publik harus jalan, terutama itu soal kesehatan,” imbuhnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas selama cuti bersama berlangsung.

Seperti diketahui saat ini petugas medis baik rumah sakit dan puskesmas masih berupaya menangani pasien Covid-19.

“Tidak ada pelayanan kesehatan yang tutup. Semua berjalan seperti biasa, walaupun hanya unit gawat darurat (UGD) yang bertugas,” kata dia.

Menurutnya masing-masing kepala puskesmas sudah mempersiapkan dokter dan perawat yang akan ditugaskan selama cuti berlangsung. Sehingga masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan tetap bisa dilayani dengan baik.

“Kalau tidak salah, cuti bersama empat hari. Nanti akan dibuat sif, agar pelayanan UGD tidak kekosongan tenaga medis. Sama seperti hari biasanya, tetap buka meskipun poli umum lainnya tidak,” ujarnya.

Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Batam, Gita Malinda, mengatakan, selama cuti bersama pelayanan manual ditutup. Mengenai pelayanan online masih menunggu keputusan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). “Untuk pelayanan manual tutup,” sebutnya.(*/jpg)