batampos.co.id – Harga emas dunia jatuh ke level terendah lebih dari satu pekan pada awal pekan ini. Hal itu disebabkan oleh nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) yang menguat dan perundingan mengenai paket bantuan virus korona AS yang baru tidak menunjukkan tanda-tanda kemajuan.

Mengutip laman Reuters, Senin (26/10), harga emas di pasar spot emas turun 0,01 persen menjadi USD 1.901,83 per ounce pada pukul 08.23 WIB. Sementara, harga emas berjangka AS berkurang 0,08 persen menjadi USD 1.903,70 per ounce.

Ketua DPR AS Nancy Pelosi telah mengatakan, pemerintahan Presiden Donald Trump sedang mengkaji rencana terbaru untuk lebih banyak bantuan Covid-19 selama akhir pekan lalu, dan dia memperkirakan responsnya pada Senin ini. Pelosi menegaskan dia masih optimistis kesepakatan dapat dicapai.

AS melaporkan 79.852 infeksi baru, Sabtu (24/10), mendekati rekor hari sebelumnya, Jumat (23/10) yakni 84.244 kasus baru. Jumlah rawat inap juga meningkat dan mencapai level tertinggi dalam dua bulan, serta kematian cenderung meningkat.

Prancis mencatat rekor lonjakan infeksi selama akhir pekan. Sementara Spanyol mengumumkan keadaan darurat ketika gelombang kedua kasus melonjak di Eropa.

Adapun logam lainnya, seperti perak melemah 0,5 persen menjadi USD 24,45 per ounce, sementara platinum menyusut 0,7 persen menjadi USD 895 per ounce, dan paladium berkurang 0,5 persen menjadi USD 2.382,12 per ounce.

Mengutip logammulia.com, harga emas batangan milik Antam hari ini turun Rp 1.000 per gram ke level Rp 1.007.000 per gram. Sedangkan harga pembelian kembali atau buyback emas Antam hari ini juga turun Rp 1.000 menjadi Rp 899.000 per gram.(jpg)