batampos.co.id – Gerakan 5 juta masker se-Kepri akan dimulai pada 10 November 2020 mendatang, tepat pada peringatan Hari Pahlawan.
Di Batam sendiri saat ini sudah terkumpul 1.050.000 masker. Atau lebih dari yag ditargetkan yaitu 1 juta masker.
Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum, mengatakan, gerakan 5 juta masker ini nantinya akan dihadiri langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.
Dengan adanya gerakan ini, diharapkan masyarakat makin sadar terhadap protokol kesehatan dalam melawan Covid-19.
“Meski sudah melebihi target, kita terus mengumpulkan bantuan yang ada,” ujar Syamsul usai menerima secara simbolis bantuan 50 ribu masker dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam, Rabu (4/11/2020).
Ia mengatakan, semua elemen masyarakat banyak yang ikut andil dalam gerakan tersebut.

Bahkan, kata dia, semua punya peran masing-masing sebagai upaya melawan Covid-19 di Batam.
“Terima kasih atas bantuan yang diberikan, semoga Covid-19 ini segera berlalu. Saya optimistis setiap penyakit pasti ada obatnya,” ujarnya.
Selain itu, Syamsul juga menyampaikan, hingga saat ini vaksinasi masih dalam pembahasan.
Namun, ia belum mengungkapkan kepastian kapan vaksin tersebut ada di Batam. Untuk itu, selama menunggu kapan vaksin ada, ia menekankan masyarakat memperketat protokol kesehatan.
“Terus pakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” kata dia.
Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk, menyampaikan kesiapan untuk terus membantu pemerintah dalam menangani Covid-19.
Bahkan, rencana untuk memenuhi target yang akan dikumpulkan, pihaknya mengajak asosiasi lain untuk ikut berpartisipasi mengumpulkan masker.
“Misi kita menjaga kesehatan dengan tetap menjaga ekonomi,” kata dia.(*/esa)
