Jumat, 1 Mei 2026

Ada Tabung Gas Palsu Beredar di Batam, Ini Penampakannya…

Berita Terkait

batampos.co.id – Warga Kota Batam dikagetkan adanya tabung gas tiga kilogram palsu yang beredar di pasaran.

Hal ini dialami oleh warga Tanjung Uncang, Daniel. Ia menjelaskan, tabung gas yang hendak ia tukar tidak diterima oleh pemilik pangkalan karena tabung gas miliknya palsu.

“Terkejut saya, masa tak diterima tabung gas ini,” kata Daniel seperti yang dilansir dari posmetro.co.

Daniel menjelaskan, di masa sulitnya mendapatkan tabung gas, ia terpaksa membeli gas dari pinggiran jalan. Lalu tabung gas ini digunakan untuk kebutuhan dapur.

“Selama saya menggunakan tabung gas ini, ada bedanya. Putarannya tak cocok, kalau dipegang regulatornya, maka gas akan keluar karena longgar,” terang Daniel.

Kata dia, memang ada perbedaan mencolok dari tabung gas palsu dibadingkan yang asli.

Warnanya jauh lebih cerah dari yang aslinya, lalu cara pengelasan tabung gas palsu tidak rapi atau asal-asalan.

“Pokoknya safetynya sangat kurang. Lalu tabung gas palsu ini bau thinner,” kata Daniel.

Daniel berharap agar ada tindakan dari petugas terkait untuk menyelidiki beredarnya tabung gas tiga kilogram palsu tersebut.

Tabung elpiji 3 kilogram palsu dipajang di salah satu agen. Foto: Jho/posmetro.co

“Pokoknya bahaya bang. Apalagi jika anak-anak main di dekat gas palsu itu,” tutupnya.

Beredarnya tabung gas palsu ini diakui oleh Yanto, pemilik pangkalan gas di Tanjunguncang.

Ia menyebut, dirinya harus serba teliti saat konsumen ingin menukar gas.

“Kadang mereka ngotot agar tetap bisa ditukar. Katanya, tabung gas itu dapat dari pedagang eceran,” ungkapnya.

Di sisi lain, Yanto menyebut permasalahan gas yang langka sudah bisa di atasi.

Tapi itu tadi, tabung gas palsu ini menjadikan warga tak nyaman karena bisa menimbulkan malapetaka bagi yang memakainya.

“Kita harap supaya semua tabung gas palsu diamankan dan dicari tahu siapa yang buat itu,” pintanya.

Sejauh ini, ada satu pangkalan di Tanjung Uncang yang kecolongan tabung gas palsu.

Akhirnya tabung gas palsu tersebut dipajang di depan pangkalan supaya masyarakat bisa membedakan mana tabung yang asli dan yang palsu.

“Ada satu yang lolos. Saat agen datang, mereka tak mau terima tabung gas palsu itu. Makanya kami jadikan contoh di depan agar masyarakat tahu mana yang asli dan palsu,” ujar pengawas SPBU Tanjung Uncang, Ahmad Rofiq.

Pria yang sering disapa Rofiq ini menyebut, SPBU Tanjung Uncang sudah sering menolak penukaran tabung gas palsu.

Biasanya tabung gas palsu akan lebih mengkilat, lalu cara pengelasan tabung gas palsu tidak rapi dan terkesan asal jadi.

“Ada warga yang hendak menukar, tapi tak kami layani karena tabung gas yang dibawa palsu. Kemungkinan besar tabung gas palsu ini didapat dari eceran,” tutupnya.(jpg)

Update