Rabu, 22 April 2026

Antre Berjam-jam, Pengendara Cuma Bisa Beli Premium Rp 100 Ribu

Berita Terkait

batampos.co.id – Sejumlah masyarakat bingung dengan aturan yang membatasi pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium maksimal Rp 100 ribu di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Padahal, mereka rata-rata harus antre hingga berjam-jam untuk mendapatkan BBM jenis penugasan Pertamina tersebut.

Seperti yang terjadi di SPBU Bandara, Batam Kota. Setiap kendaraan, khususnya roda empat yang ikut antre membeli premium, dibatasi maksimal Rp 100 ribu sekali isi.

“Isi maksimal 100 ribu, sudah ketentuannya begitu,” ujar salah satu petugas SPBU yang tak berkenan menyebutkan namanya, Senin (9/11/2020).

Menanggapi itu, sebagian pengendara mengaku kesal. Pasalnya, ia yang berniat mengisi premium senilai Rp 200 ribu, harus mengurungkan keinginannya.

“Saya minta isi Rp 200 ribu, tapi petugas bilang maksimal isi Rp 100 ribu. Aturannya begitu sekarang, kata petugas SPBU,” ujar Novi seperti yang dilansir dari Harian Batam Pos.

Antrean kendaraan roda empat saat hendak mengisi bahan bakar di salah satu SPBU di Kota Batam. Dalam beberapa hari terakhir BBM jenis premium dan pertalite langka di sejumlah SPBU. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Diakui Novi, ia cukup kesulitan untuk bisa mendapatkan premium. Bahkan, beberapa hari lalu ia sudah berkeliling SPBU di Batam hanya untuk mencari premium.

“Di mana-mana premium kosong, bahkan ada SPBU yang memang tak menjual premium lagi. Pertalite juga sering habis,” terang Novi.

Makanya, ketika mengetahui premium tersedia di SPBU Bandara, ia langsung bergegas ke sana.

Bahkan, ia antre hampir satu jam agar bisa mendapatkan premium.

“Pas sampai di pompa pengisian, petugas bilang hanya bisa isi Rp 100 ribu, padahal saya tak beli banyak, hanya Rp 200 ribu.”

Masih kata Novi, jika memang pembelian premium dibatasi, kenapa penjual premium ketengan masih banyak.

Bahkan, pedagang ketengan punya banyak stok karena memiliki pengisian dari drum.

“Ya bingung saja, kenapa zaman susah begini dibatasi, sementara yang menjual di pinggir jalan semakin banyak,” ungkap Novi.

Hal senada diungkapkan Wine, pengendara lainnya yang mengisi premium di SPBU Tiban, Sekupang.

Petugas SPBU langsung mengatakan jika pembelian maksimal premium Rp 100 ribu.

“Sebelumnya tak ada dibatasi, tapi kok hari ini (kemarin, red) dibatasi,” kata Wine.

Ketika dikonfirmasi, Penjabat sementara (Pjs) Communication, Relation & CSR Pertamina MOR I Sumbagut, Muhammad Mur, mengatakan pihaknya belum mendapatkan kabar terkait pembatasan pembelian premium di beberapa SPBU di Batam.

“Sampai saat ini saya belum terinfo (mendapat info, red),” ujar Mur melalui pesan WhatsApp, kemarin.(jpg)

Update