batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam dan PT Moya Indonesia telah mempersiapkan empat unit mobil tangki untuk mensuplai air bersih kepada masyarakat yang menetap di strees area.
Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan, mobil tangki tersebut berkapasitas 5 ton.
“Mobil tangki ini siap beroperasi pada 15 November nanti,” ujarnya, Rabu (11/11/2020).

Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Binsar Tambunan, mengatakan, untuk mensuplai air bersih ke wilayah yang selama ini terganggu, pihaknya akan menggunakan reservoar berkapasitas 8 ribu meter kubik.
“Nanti ada reservoar di belakang Batamindo di sekitar instalasi pengolahan air (IPA),” jelasnya.
Kata dia, reservoar berada di lokasinya yang sangat tinggi sekitar 100 meter di atas permukaan laut. Sehingga lanjutnya dari reservoar itu bisa turun grafitasi hingga ke pelosok Pulau Batam.
“Sehingga titik-titik kritis bisa kita layani tanpa pemompaan. Istilahnya kita hanya melakukan pemompaan sedikit sekitar 1 sampai 2 kilo dan dari situ akan turun distribusi ke seluruh wilayah di Batam,” paparnya.(esa)
