Kamis, 30 April 2026

IPAL Bengkong Sadai Segera Rampung

Berita Terkait

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus  menggesa penyelesaian proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Bengkong Sadai.

Hingga Oktober kemarin, proyek senilai 43 juta dolar Amerika ini
sudah rampung 90 persen.

“Pipa utama dan sekunder sudah terpasang 104 kilometer
dari target 114 kilometer,” kata Manajer Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, Rabu (11/11/2020) seperti yang dilansir dari Harian Batam Pos.

Bangunan Waste Water Treatment Plant (WWTP) dan lima stasiun pompa sudah hampir rampung.

“Kemudian, sambungan rumah sudah dikerjakan bagian depan rumah, saat ini sudah dipasang sekitar 8.000-an sambungan rumah,” ungkapnya.

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang berpusat di Bengkong Sadai yang dikerjakan BP Batam bersama perusahaan asal Korea Selatan, Hansol. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

Sementara pipa koneksi langsung ke septic tank permukiman, masih dalam tahap proses awal pemasangan.

“Kami masih menunggu IPAL dan stasiun pompa selesai 100 persen baru dipasang. Rencananya awal Desember nanti mulai dikerjakan,” imbuhnya.

Dengan ruang lingkup pembangunan, IPAL di Batam memiliki kapasitas menampung air 20 ribu meter kubik/hari atau setara dengan 230 liter/detik yang akan menghasilkan kompos 18 meter kubik/hari.

“Serta menghasilkan recyling air bersih,” jelasnya.

Tidak hanya itu, kata dia, IPAL nantinya dapat menghasilkan pupuk yang siap pakai.

“Sehingga dapat digunakan untuk menghijaukan Kota Batam,” tuturnya.(jpg)

Update