Senin, 13 April 2026

Warga Batam! Dilarang Parkir dan Berdiri di Jembatan Barelang

Berita Terkait

batampos.co.id – Kasus bunuh diri dengan cara melompat dari Jembatan 1 Barelang membuat berbagai pihak mengambil sikap. Kapolsek Sagulung, AKP Yusriadi Yusuf, mengatakan akan menempatkan personel khusus untuk penjagaan dan pengawasan di Jembatan 1, Barelang. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi maraknya kasus bunuh diri di lokasi tersebut.

“Kita juga rutin melakukan imbauan kepada pengunjung untuk tidak terlau dekat dengan pembatas,” ujar Yusuf, Kamis (12/11) siang.

Yusuf menjelaskan, pihaknya juga telah memasang spanduk di lokasi. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Ditpam BP Batam untuk memperketat penjagaan.

“Untuk malam hari, kita juga rutin patroli di lokasi. Tapi namanya orang niat bunuh diri, tidak akan diketahui,” katanya.

Sementara itu, Kasubdit Pengamanan Lingkungan dan Hutan Ditpam BP Batam, Tony Febri meminta seluruh masyarakat atau pengunjung Jembatan Barelang untuk tidak parkir dan berdiri di lokasi.

“Sesuai dengan aturan, Jembatan itu hanya untuk dilintasi saja. Tidak boleh ada yang parkir dan berdiri di sana,” katanya.

Tony menjelaskan, selama ini pihaknya sudah ketat melakukan penjagaan dan membubarkan masyarakat yang berdiri di lo- kasi. Hanya saja, beberapa pengunjung tak mematuhi aturan tersebut.

“Paling setelah dibubarkan, mereka (pengunjung) balik lagi. Ini yang jadi masalah,” ungkapnya.

Menurut Tony, untuk mengawasi pengunjung di Jembatan 1 Barelang tersebut, pihaknya melakukan pemasangan CCTv dan pengeras suara. Namun, alat tersebut kerap rusak akibat disambar petir.

“Cuaca di lokasi membuat alat ini selalu rusak. Padahal kalau ada CCTv itu mempermudah kita mengawasi. Kalau terlihat di CCTv langsung ditindak,” katanya.

Tony berharap, seluruh pengunjung untuk mematuhi aturan tersebut. Hal ini untuk kelancaran arus lalu lintas di Jembatan dan keselamatan seluruh masyarakat. (*/jpg)

Update