Rabu, 22 April 2026

Balita Disegat Ubur-ubur saat Berenang di Pesisir Jembatan IV Barelang

Berita Terkait

batampos.co.id – Momen libur akhir pekan biasanya dimanfaatkan untuk berkunjung ke pesisir laut untuk berenang atau sekadar berekreasi.

Namun, mesti waspada karena sekarang disinyalir banyak ubur-ubur yang juga berenang ke tepi pantai.

Jika tersengat, selain rasa sakit, juga bisa berakibat fatal, bahkan
hingga kematian.

Hal itu dialami WH, bocah berusia 5 tahun yang tewas usai tersengat ubur-ubur, Kamis (12/11/2020).

Ia diketahui berkunjung ke rumah pamannya di Kampung
Pulau Air, Kelurahan Air Raja, Kecamatan Galang, pada pagi harinya.

Usai berkunjung, korban menuju area keramba milik salah satu kerabat keluarga mereka di pesisir pantai Jembatan IV Barelang untuk berenang.

“Korban menuju lokasi bersama abangnya dengan naik sepeda motor. Kemudian ke pantai, saat itu hanya korban yang berenang sendiri,” ujar Kapolsek Galang, AKP Herman Kelly, seperti yang dilansir dari Harian Batam Pos.

Kelly menjelaskan, usai tersengat, korban sempat berteriak. Setelah itu, korban kejang-kejang.

Kemudian, korban dievakuasi menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Batuaji.

“Sudah dibawa ke rumah sakit. Namun nyawanya tak tertolong.
Informasinya sengatan itu pada pusarnya,” kata Kelly.

Dengan kejadian ini, Kelly mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengunjung lokasi wisata di Barelang meningkatkan kewaspadaan.

Selain itu, ia meminta para orangtua mengawasi aktivitas anaknya saat berenang.

“Yang terpenting juga patuhi protokol kesehatan. Tetap gunakan
masker dan jaga jarak,” pintanya.

Informasi yang didapat, sengatan ubur-ubur ini berada di sekitar pusar bocah malang tersebut.

Tokoh masyarakat Rempang Cate, Afrizal, menuturkan, korban berasal dari Kampung Pulau Air, dan selama ini tinggal di wilayah Sagulung.

Jenazah korban sudah dikembalikan ke keluarga di Kampung Pulau Air untuk dimakamkan.

“Bapaknya asli orang Pulau Air, dan jenazah anaknya sudah
dimakamkan di sana,” ujarnya.

Dengan kejadian ini, Afrizal mengimbau seluruh masyarakat Batam yang hendak berpergian ke pantai untuk lebih waspada,
terutama untuk anak-anak.

Itu karena, saat ini diindikasi sedang banyak ubur-ubur yang berkeliaran di sekitar pesisir pantai.

“Kalau orang Melayu bilang, sekarang ini lagi musim Air Barat. Jadi, binatang laut (ubur-ubur) mulai naik. Masyarakat harus lebih waspada saat membawa anaknya berenang di pantai,”
imbaunya.(jpg)

Update