Kamis, 23 April 2026

Sistem Kerja IPAL di Batam

Berita Terkait

batampos.co.id – Proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dibangun oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam diperkirakan akan beroperasi pada awal 2021 mendatang.

Manajer Pengelolaan Lingkungan Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, mengatakan, IPAL menjadi salah satu solusi terhadap krisis air yang kerap dialami Batam.

IPAL lanjutnya merupakan sebuah proyek yang bertujuan untuk membuang limbah biologis dan kimiawi dari air.

Terutama limbah dari perumahan masyarakat sehingga air yang diolah tersebut dapat dialirkan ke waduk sebagai tempat penampungan air baku dan dapat digunakan untuk kegiatan yang lain.

Infografis aliibenk/batampos.co.id

Ia menjelaskan, sistem kerja IPAL pertama-tam pipa-pipa dipasangkan ke tiap-tiap rumah dan dialirkan secara gravitasi ke lima stasiun pompa.

“Ada dua pipa yang disambungkan, yaitu pipa air tinja dan pipa air cucian. Air limbah berupa air tinja, air bekas mandi, dan air cucian (dapur) akan mengalir melalui pipa yang dipasang di setiap rumah menuju ke bak kontrol atau stasiun pompa. Kemudian dialirkan ke IPAL yang ada di kawasan Bengkong Sadai,” jelasnya baru-baru ini.

Kata dia, air limbah diolah akan menjadi air yang bebas dari zat kimia dan biologis di IPAL.

“Air yang dari IPAL inilah yang akan dialirkan ke waduk-waduk dan dapat digunakan kembali sebagai air baku,” tuturnya.(esa/adv)

Update