Jumat, 1 Mei 2026

Pemko Batam Perketat Protokol Kesehatan

Berita Terkait

batampos.co.id – Pemko Batam memperketat protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum, mengatakan, sejauh ini sudah dilakukan tapi masih ada masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan benar.

“Masih ada masyarakat yang belum menggunakan masker dan beberapa masih memakai masker namun belum sempurna, perlu penguatan lagi agar masyarakat makin sadar pentingnya protokol kesehatan,” ujarnya, saat memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam, Selasa (17/11/2020).

Kata dia, masih banyak masyarakat yang memakai masker tapi yang ditutup hanya mulut saja, tidak sampai hidung.

“Ini perlu kita tegaskan lagi agar penanganan Covid-19 di Batam benar-benar tuntas,” kata dia.

Pjs Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum (kanan) Kapolresta barelang, Yos Guntur dan Dandim 0316 Kota Batam, Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan, saat akan melakukan rapat di lantai 4 Pemko Batam. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

Ia pun melaporkan, bagi pelanggar protokol kesehatan sudah dilakukan teguran lisan, tertulis, hingga kerja sosial.

Selain itu, sesuai kebijakan Pemko Batam, pelanggar juga dilakukan rapid test.

“Kita ingin penanganan Covid-19 ini serentak. Semua harus patuh protokol kesehatan, dengan memakai masker, menjaga jarak, rutin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan sebagainya,” ujar Syamsul.

Selain terhadap masyarakat umum, Syamsul juga sudah menyurati pusat-pusat bisnis di Batam agar menerapkan protokol kesehatan.

Ia juga mengimbau setiap pusat bisnis seperi kawasan dan pengelola pasar untuk membentuk tim kecil dalam menangani Covid-19.

“Kita minta laporan rutin bagaimana penanganan Covid-19 di kawasan masing-masing,” kata dia.

Kapolresta Barelang, AKBP Yos Guntur, mengatakan peran Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Batam perlu dioptimalkan lagi.

Menurut dia, setiap pekan perlu evaluasi dan menetapkan sasaran tepat agar kegiatan penanganan bisa lebih efektif.

“Saya mengajak kita semua untuk tidak patah semangat, kita ingin tidak ada lagi klaster baru penyebaran Covid-19,” kata dia.(*/esa)

Update