batampos.co.id – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah
(RSUD) Embung Fatimah Batam di Batu Aji, memperpanjang masa penutupan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), Jumat (20/11/2020).

Kebijakan ini dilakukan menyusul bertambahnya jumlah petugas yang terjangkit Covid-19 di pelayanan tersebut.

Penutupan layanan IGD ini semula hanya berlaku empat hari, dimulai Selasa (17/11/2020) lalu hingga Jumat (20/11/2020) kemarin.

Namun, belakangan ada penambahan jumlah tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar Covid-19, sehingga penutupan diperpanjang lagi hingga waktu yang belum ditentukan.

“Iya belum (dibuka). Masih tutup sampai petugas semuanya dinyatakan sembuh,” ujar Humas RSUD Embung Fatimah Batam, Novi, Jumat (20/11/2020) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Penutupan ini, sebut Novi, sebagai upaya untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di lingkungan rumah sakit.

“Kasihan juga kalau tetap dibuka. Nanti pasien yang datangnya bersih (Covid-19) malah terjangkit. Itu yang kita antisipasi agar tak meluas wabah ini,” kata Novi.

Pada Jumat (20/11/2020), layanan lain seperti poliklinik rawat
jalan dan rawat inap, tetap beroperasi seperti biasa.

Pasien yang datang berobat juga cukup banyak. Namun, tetap harus mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang ketat.(jpg)