batampos.co.id – Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dibangun Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama perusahaan asal Korea Selatan, Hansol, akan menghasilkan air baku baru.
Manajer Pengelolaan Lingkungan Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, mengatakan, IPAL merupakan solusi untuk ketersediaan air bersih di Kota Batam.
IPAL kata dia dapat mengolah air limbah menjadi air baku 230 liter/detik.

“Limbah domestik yang diolah di IPAL memiliki mutu baku yang baik bagi lingkungan dan dapat digunakan kembali sebagai air baku,” jelasnya, Minggu (22/11/2020).
Ia menjelaskan, IPAL mampu menghasilkan air baku 230 liter per detik. Sehingga dapat membantu mengatasi krisis air baku.
Kata dia, IPAL dapat menjaga kualitas air baku waduk dari limbah domestik dan mengurangi menjamurnya eceng gondok.
Serta akan mendukung pelayanan dan keandalan sistem pengelolaan air minum (SPAM) di Kota Batam.(esa/adv)
