batampos.co.id – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri menemukan 450 koleksi konten pornografi anak setelah mengamankan Rh, pegawai honorer sebuah lembaga kesehatan di Batam, Kamis (19/11). Rh diamankan di mes pegawai di Jalan Marina City, Tanjunguncang, Batuaji, atas pencabulan yang ia lakukan pada anak-anak sejak 2018.

”Diduga korban dari pelaku Rh sudah banyak, tapi teridentifikasi baru dua orang, Et, 11, dan Mc, 9,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda, Kombes Arie Dharmanto, Jumat (20/11) di Mapolda Kepri.

Arie mengungkapkan, setiap kali pelaku mencabuli korbannya, dia membuat videonya dan mengunggahnya ke akun Google Drive miliknya. ”Pelaku ini melakukan tindak pidana pornografi anak. Tak hanya itu, konten video pornonya (dengan korban, red) didistribusikan ke media elektronik,” sebutnya.

Pihaknya masih menelusuri dugaan korban lainnya. Berhubung Rh menyimpan 450 konten pornografi anak. Namun ia membenarkan, dari 450 konten pornografi anak yang dikoleksi dan unggah Rh ke media elektronik, ada video dua korban terbarunya di Batam.

”Iya, dari beberapa video diunggah dia (Rh, red), ada dua korbannya di Batam,” tegasnya.

Arie menambahkan, file panas tersebut juga disimpan Rh di ponsel dan laptopnya. ”Kasusnya ditangani unit Cyber Crime Mabes Polri. Kami masih terus update dengan Cyber Bareskrim untuk jaringan lain,” jelasnya.

Arie menyatakan bahwa Rh diduga terlibat dalam jaringan pornografi anak. Bahkan, bisa jadi tidak hanya lingkup regional dan nasional, tapi juga jaringan pedofilia internasional.

”Dugaan sementara (terlibat jaringan pornografi anak, red), tapi ini masih kami dalami dulu. Pelaku ini baru ditangkap kemarin (Kamis, 19/11, red),” tuturnya.

Arie sangat prihatin dengan kasus ini. Untuk itu, kasus ini menjadi perhatian pihaknya dan akan terus menelusuri hingga tuntas. ”Setop perdagangan anak dan setop pornografi anak,” tegasnya.

Sementara itu, informasi yang diperoleh Batam Pos, Rh melakukan pencabulan terhadap Et dan Mc, kakak beradik, di Ruko Marina City, Sekupang. (*/jpg)