Kamis, 30 April 2026

Gunakan Fasilitas TCA, Empat Pebisnis Keluar dari Batam

Berita Terkait

batampos.co.id – Empat pebisnis Indonesia akhirnya keluar Batam tujuan Singapura menggunakan fasilitas travel corridor arrangement (TCA) di Pelabuhan Feri Internasional Batam Center.

Salah satunya, merupakan pebisnis asal Surabaya.

“Untuk penumpang TCA yang berangkat sudah empat orang ke Singapura pada Senin (23/11/2020). Satunya dari Surabaya,” ujar Manajer Operasional Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Nika Astaga, Selasa (24/11/2020) seperti yang diberikan Harian Batam Pos.

Sedangkan untuk kedatangan atau disebut dengan Reciprocal Green Lane (RGL) Singapura ke Indonesia, sudah tiga orang.

Ketiga pebisnis datang dalam waktu berbeda melalui jalur Tanah Merah, Singapura.

“Penumpang RGL yang datang wajib kembali melakukan swab sesampai di Batam. Swab atau PCR dilakukan di pelabuhan menggunakan mobil Labfor PCR, biaya ditanggung sendiri,” terang Nika.

Usai di-swab, penumpang RGL akan langsung ke hotel dan menunggu hasil swab.

Jika negatif, maka penumpang tersebut bisa keluar. Namun, jika positif, maka mereka harus menjalani karantina dengan biaya sendiri.

“Begitu juga dengan penumpang TCA yang berangkat, mereka juga akan di-swab kembali di kedatangan Singapura. Itulah beda mereka dengan penumpang biasa,” tegas Nika.

Tak hanya itu, untuk penumpang yang datang dan berangkat, wajib mengikuti protokol kesehatan saat berada di Pelabuhan Feri Internasional Batam Center.

Seperti; memakai masker, menjaga jarak; dan mencuci tangan atau memakai hand sanitizer.

“Memakai masker adalah hal yang wajib,” tegas Nika.

Diketahui, jalur TCA antara Singapura dan Indonesia melalui Pelabuhan Feri Internasional Batam Center dibuka tanggal 26 Oktober lalu. Sedangkan jalur kedatangan disebut dengan RGL.(jpg)

Update