batampos.co.id – Generasi Muda Entrepreneur (GEN) Batam disebut sebagai pahlawan penggerak ekonomi kerakyatan.

Hal ini diutarakan oleh Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum, saat menghadiri pembukaan Forum Group Discution (FGD) GEN Batam, Kamis (26/11/2020).

“Kami sangat mendukung daya kreativitas anak muda Batam yang bernaung dalam GEN Batam ini,” katanya.

Ia meminta komunitas ekonomi tersebut harus diperkuat dengan legal basicnya. Yaitu mendaftar untuk dijadikan badan hukum di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia.

“Daftarkan saja supaya organisasi ini dapat melakukan kerjasama dengan Pemko Batam. Dalam arti mereka bisa sharing atau berbagi program dengan Pemko Batam, kan ada OPD yamg berkaitan dengan ekonomi dan pemuda,” tuturnya.

Kata dia, apa yang dilakukan oleh kelompok anak muda tersebut dapat memberikan sumbangsih bagi perekonomian.

“Saya dorong juga, mereka bisa bangun komunikasi dengan BI, OJK dan Kadin dan lain-lain,” tambah dia.

Syamsul mengatakan gerakan usaha yang dilakukan oleh GEN Batam dapat disebut pahlawan penggerak ekonomi kerakyatan.

Anggota Generasi Muda Entrepreneur (GEN) Batam saat melakukan Forum Group Discution (FGD). Pjs Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum menyatakan GEN Batam sebagai pahlawan penggerak ekonomi kerakyatan. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

Milenial kata dia, merupakan kelompok yang kerap diidentikkan dengan generasi yang kaya kreativitas dan inovatif.

Namun lanjutnya, tetap perlu pendampingan dari permodalan, pendampingan teknis hingga manajemen agar semakin lebih siap menghadapi tantangan ke depan.

“Setelah dibina, dengan harapan agar mereka lebih semangat. Lagipula, mereka ini juga generasi yang akan menentukan ekonomi negara ini, terlebih menjemput dan mengisi Indonesia Emas pada 2045. Makanya, penguatan ekonomi rakyat berbasis milenial ini perlu dilakukan,” papar dia.

Ketua GEN Batam, Armat Juang, mengatakan, GEN Batam hadir dari berbagai usaha dari arsitektur, desain interior, kuliner, fotografi, film, video, website, aplikasi, game, media fashion, entertainment hingga desain komunikasi visual.

Kata dia, usaha kuliner mendominasi jenis usaha yang dilakukan oleh anggota GEN Batam.

“Melalui GEN ini, kami anak muda Batam berkumpul. Kami ingin bersama-sama memajukan potensi yang kami miliki,” paparnya.

Ia menjelaskan, anggota GEN Batam terdiri dari Usaha Mikro Kecil (UMK), sementara komponen usaha menengah tidak masuk.

“Anggota usaha mikro sudah banyak, yang kecil juga sudah mulai banyak,” paparnya.

Lanjut dia, adapun visi GEN Batam yakni sebagai wadah pengusaha muda dan pelaku kreatif yang ada di Batam untuk bisa bersinergi dengan pihak swasta maupun pemerintah.

Sedangkan misi GEN Batam, yaitu mengembangkan dan memberdayakan enterpreuner. Mengembangkan minat, potensi anak muda untuk terus berkembang persaingan, terlebih Batam denkat dengan negar tetangga.

Bekerja sama dengan semua stakeholder yang ada baik pemerintah dan swasta, dalam hal ini salah satunya menjadi mitra strategis Pemko Batam.

“Terakhir, berperan aktif mengembangkan perekonomian masyarakat Kota Batam. Jadi dengan UMK dari kami ini dapat membuka lapangan kerja yang padat karya,” tuturnya.(*/esa)