batampos.co.id – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan bahwa 83,68 persen satuan pendidikan masih belum siap untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Hal itu diketahui berdasarkan pada pengawasan langsung di 8 provinsi di seluruh Indonesia.

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti mengatakan bahwa 8 provinsi tersebut meliputi NTB, Bengkulu, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta, Banten serta DKI Jakarta. Pengawasan dilakukan di 49 sekolah yang berada di 21 kabupaten/kota provinsi tersebut sejak Juni hingga November 2020.

’’Kalau memang pemerintah mau buka, kesimpulan kami adalah, dari 49 sekolah yg punya kesiapan PTM itu hanya ada 16,32 persen. sementara 83,68 persen belum siap,’’ ungkap dia dalam Rakornas Pembukaan Sekolah Pada Masa Pandemi Covid-19 secara virtual, Senin (30/11).

Untuk bisa siap, pihaknya telah meminta DPR untuk mengalokasikan anggaran untuk penyediaan infrastruktur dan protokol kesehatan. Selain itu, pemerintah juga diminta untuk melakukan pemetaan terkait sekolah mana yang siap dan belum siap melakukan PTM agar penyaluran dana bisa terlaksana dengan baik.

’’Yang sudah siap ya memang dipersiapkan betul, disurvei betul dipastikan, dilatih gurunya. Sementara yang belum siap dan tidak siap anggaran pemerintah arahkan untuk intervensi sekolah ini,’’ tambahnya.

Dalam pembukaan sekolah tersebut, semua pihak pun harus siap untuk wajib mengawasi dan menerapkan protokol kesehatan. Khususnya dari pihak pemda yang memberikan izin dan pengawasan buka sekolah.

’’Daerahnya siap nggak? jangan daerah hanya buat aturan tapi nggak pernah lihat dan bantu sekolah. Kemudian sekolahnya siap nggak? Jangan main siap-siap buka saja tapi membahayakan anak dan guru-guru.

Lalu juga dari pihak kesiapan gurunya, kesiapan orang tua serta kesiapan peserta didik sendiri dalam mematuhi protokol kesehatan, baik di dalam sekolah maupun luar sekolah. ’’Ketiga gurunya siap ngga? Siap nggak jadi role model yang patuh protokol kesehatan. Orang tua siap ngga melatih anak pakai masker? Melatih juga anak cuci tangan,’’ tegas dia. (*/jpg)