batampos.co.id – Hajatan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tinggal beberapa hari lagi. Yakni 9 Desember mendatang.

Polda Kepri pun menyiapkan 4.161 personel untuk mengamankan proses pesta demokrasi di seluruh Kepri.

Ribuan personel itu akan disebar mulai 5 Desember 2020 untuk
memperkuat pengamanan yang dilakukan Polres se-Kepri.

”Sebelum anggota kami geser ke lapangan, kami pastikan semua anggota dalam keadaan sehat,” kata Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhardt, Senin (30/11/2020) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Ia menyebutkan, 4.161 anggota Polri itu akan menjalani rapid test, demi memastikan mereka bebas dari paparan Covid-19.

Selain itu, dilakukan pengecekan kesehatan lengkap. Apabila ada yang kurang sehat, maka anggota tersebut diganti.

”Mereka itu semuanya memang siap memberikan pengamanan maksimal,” jelasnya.

Saat ditanya mengenai analisa kerawanan di Kepri, Harry mengaku, wilayah Kepri masih tergolong aman, dan tidak ada tingkat kerawanan yang signifikan.

”Tapi kami berharap juga seluruh stakeholder menyukseskan pilkada ini. Walaupun sedang di masa pandemi, wajib disukseskan,” tegasnya.

Harry mengatakan, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan pemilih selama pilkada 9 Desember 2020, yakni menggunakan masker, jaga jarak, mencuci tangan sebelum dan sesudah mencoblos.

Para pemilih juga akan diukur suhu tubuhnya. Lalu, tidak lagi mencelupkan jari ke botol tinta, melainkan menggunakan tinta tetes.

Ia berharap kepada seluruh masyarakat yang memiliki hak
pilih, agar dapat mendatangi tempat pemungutan suara (TPS)
untuk menyalurkan aspirasinya.

Polri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan instansi terkait lainnya memastikan bahwa TPS-TPS yang disediakan memenuhi protokol kesehatan.

”Kami pastikan ada pengamanan yang ketat,” ujarnya.(jpg)