batampos.co.id – Rencana pembangunan jembatan Batam-Bintan mendapat dukungan penuh dari Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum.

Menurutnya, jembatan Batam-Bintan tidak hanya akan menjadi ikon baru bagi Provinsi Kepri, tapi juga akan berdampak terhadap ekonomi masyarakat.

Pemko Batam kata dia, berharap pembangunan jembatan tersebut harus segera direalisasikan.

“Siapapun nanti yang memimpin Batam, saya harap bisa mengawal rencana pembangunan jembatan ini,” kata Syamsul di DPRD Batam, Rabu (30/11/2020).

Pjs Gubernur Kepri Bahtiar memasang patok titik awal Jembatan Babin di Kabil, Batam, Selasa (1/12/2020). Foto: Humas Pemprov Kepri

Sebelumnya Pjs Gubernur Kepri, Bahtiar Baharuddin, mengatakan, titik koordinat jembatan Batam-Bintan saat ini sudah ditentukan. Jembatan ini rencananya akan melintasi empat pulau.

Di antaranya dari Pulau Batam kemudian Pulau Tanjung Sauh, Pulau Buau dan Pulau Bintan.

Bahtiar mengaku akan mengusulkan nama jembatan Batam Bintan tersebut menjadi jembatan Kelana Jaya Putera. Sesuai dengan sejarah kerajaan di Kepulauan Riau.

Tinggi jembatan ini diperkirakan sekitar 40 meter dari permukaan air pasang. Pihaknya menargetkan pembangunannya akan dimulai 2021 mendatang dan selesai pada tahun 2023.

“Saya tahu betul bahwa ini janji Presiden Jokowi dan impian puluhan tahun masyarakat Kepri,” katanya.(*/esa)