batampos.co.id – Petugas Bea dan Cukai (BC) Batam mengamankan Muchlis di pintu keberangkatan Bandara In ternasional Hang Nadim, Rabu (25/11).

Pria 52 tahun ini tertangkap tangan menyelundupkan narkotika jenis sabu seberat 68,2 gram.

Modusnya, barang haram tersebut dimasukkan ke dalam tubuh melalui anus. Rencananya, sabu itu diselundupkan dengan penerbangan Batam–Surabaya–Lombok.

“Awal mula tangkapan sabu tersebut didasari dari hasil analisa penumpang oleh petugas. Berdasarkan pemeriksaan badan dan barang bawaan, tidak ditemukan, dan dilakukan tes urine yang hasilnya positif,” ujar Kepala Seksi Layanan Informasi, Undani, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Undani menjelaskan, tersangka kemudian dibawa ke RS Awal Bros untuk menjalani scan radiologi.

Hasilnya, didapatkan dua bungkus sabu yang dibalut lakban disimpan di dalam anus.

“Kemudian, tersangka dan barang bukti kita serahkan ke BNNP Kepri,” katanya.

Sekalian mengamankan tersangka dan barang bukti sabu, BC juga menyerahkan barang bawaan tersangka, antara lain uang tunai, kartu identitas, tiket penerbangan, dan beberapa jenis barang lainnya.

Kasus penyelundupan narkotika dengan modus memasukkan ke dalam anus melalui Bandara Hang Nadim Batam, kembali marak.

Modus ini memiliki nama jasa burung. Sebelumnya, Petugas Bea
Cukai Batam juga berhasil menggagalkan penyelundupan 543,5 gram sabu di Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (13/11/2020).

Barang haram ini dibawa S, 40, dan SH, 27, menuju Lombok.

“Modus ini menggunakan kurir, yang mana sabunya akan dikeluarkan (dari anus) setelah sampai di lokasi penerima,” ungkap Undani.

Undani menambahkan, kasus ini merupakan penindakan ke-43 Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam di tahun 2020.

Atas perbuatannya, dijerat dengan Undang-undang Nomor 35 Ta-
hun 2009 tentang Narkotika Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) dengan ancaman pidana mati/penjara seumur hidup, atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda maksimum Rp 10 miliar.(jpg)