batampos.co.id – Warga Kota Batam mengeluhkan sistem pembayaran tagihan air yang belum bisa dilakukan secara online pada Kamis (3/12/2020).

Salah satunya dirasakan oleh Nando, warga Tiban, Sekupang. Ia mengatakan, sudah mencoba membayar tagihan air secara online melalui kanal yang sebelumnya bermitra pembayaran air bersih saat masih dikelola ATB. Seperti Indomaret dan Alfamart.

“Tadi (kemarin) malam sudah coba cek, tapi belum bisa,” kata Nando, Kamis (3/12/2020) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Ia kemudian mencoba membayar lewat aplikasi belanja Tokopedia, hasilnya juga sama.

Sementara itu, di aplikasi Go-Pay, Nando menemukan laman pembayaran air, yang ketika diklik muncul nama, alamat rumah dan jumlah tagihannya.

“Tapi, itu belum tahu apa masih tersambung ke ATB, atau ke BP Batam. Mau bayar jadi ragu, nanti sudah dibayar, malah ditagih lagi,” ungkapnya.

Kantor Pusat SPAM Batam yang berada di Batam Centre. Foto: Dhiyanto/batmapos.co.id

Nando juga sudah mencoba mendatangi Kantor Pos. Tapi, jawaban yang ia terima juga sama. Petugas menjelaskan jika koneksi antara BP Batam dan Kantor Pos belum tersambung.

“Kalau dibayar sekarang, tahunya di pusatnya belum tercatat,” jelasnya.

Sementara itu Corporate Communication Manager PT Moya Indonesia, Astriena Veracia, mengatakan, hari ini masyarakat sudah bisa melakukan pembayaran tagihan air secara online.

“Sudah bisa pak,” katanya saat ditanyai batampos.co.id, Jumat (4/12/2020).

Namun Vera tidak menjelaskan apakah pembayaran sudah bisa dilakukan di semua kanal yang bekerjasama dengan mereka.

Bahkan, Vera juga enggan memberikan jawaban apa yang menyebabkan pembayaran tagihan air secara online tidka bisa dilakukan pada Kamis (3/12/2020).(*/esa)