batampos.co.id – Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam masih sering menemukan warga yang tidak mengindahkan protokol kesehatan.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam, Salim, mengatakan, jumlah masyarakat yang tidak taat akan pentingnya protkes semakin bertambah. Bahkan lanjutnya prokol kesehtan terkesan diacuhkan.
“Kami mulai berpatroli pukul 09.00 pagi di Pasar Mega Legenda dan masih menemukan warga yang tidak memakai masker dan yang terjaring ada 54 orang,” ujarnya, Senin (7/12/2020).
Kata dia, 54 orang tersebut terdiri dari remaja dan dewasa. Merekapun kata dia langsung dirapid test.

“Hasilnya 3 orang reaktif, yaitu 2 orang wanita dewasa dan 1 orang pria dewasa. Kami menyarankan bagi yang reaktif untuk memeriksa kesehatan setiap saat,” paparnya.
Dalam kegiatan patroli Salim menyampaikan, penerapan akan disiplin Protokol kesehatan membawa tim yang terdiri TNI, Polri, Satpol PP, pengadilan, kejaksaan Direk-torat Pengamanan (Ditpam), dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan lainya.
Menurutnya bagi warga yang masih melanggar protkest akan dikenakan sanksi berupa teguran tertulis dan sanksi sosial.
Selain itu dari pihak tim juga memberikan memberikan masker dan himbauan secara persuasif agar tidak mengulangi perbuatan yang melanggar protokol kesehatan.
“Hingga hari ini (senin,red) dari total dari 21 kegiatan, jumlah keseluruan pelanggar protkes ada 1.631 orang. Jumlah ini kata dia, terus naik dari data sebelumnya,” tuturnya.
Menurutnya, apabila masyarakat tidak menjalankan dan taat dengan peraturan pemerintah Covid-19 tidak bisa diatasi dengan cepat.(nto)
