Minggu, 3 Mei 2026

Wali Kota Batam: Tetap Kita Berjuang Bersama…

Berita Terkait

batampos.co.id – Para pelaku industri pariwisata di Kota Batam diminta untuk bersama-sama melawan Covid-19 dan salah satu caranya adalah dengan mengingatkan tamu dan karyawan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Hal ini disampaikan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat membuka Pembinaan Hibah Pariwisata kepada Hotel dan Restoran Penerima Hibah 2020 di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (8/12/2020).

“Kalau ada yang tidak memakai masker, tegur. Selain itu sediakan tempat mencuci tangan, dan beri tanda tempat duduk untuk berjarak,” ujarnya.

Kata dia, langkah tersebut adalah cara membentengi diri dari serangan Covid-19. Protokol kesehatan yang disusun khusus bagi dunia pariwisata pun dinilai sebagai upaya bersama melawan Covid-19 demi bangkitnya pariwisata Batam.

“Penanganan ini harus bersama-sama. Tidak bisa hanya pemerintah saja,” katanya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, berfoto bersama dengan para pelaku pariwisata. Ia mengingatkan kepada para pelaku pariwisata untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

Rudi juga menyampaikan kabar terkait vaksin yang sudah masuk ke Indonesia. Kata dia, tahap awal atau akhir Desember masuk 58 juta vaksin. Namun, Rudi belum merinci Batam akan mendapat berapa bagian.

“Yang jelas untuk tahap awal ini diutamakan tim medis dan keamanan,” ujarnya.

Kemudian, tahap kedua akan dikirim akhir Februari hingga awal Maret yang jumlahnya 108 juta vaksin.

Ia berharap, Batam menjadi prioritas karena berada di perbatasan dan demi pulihnya ekonomi dan pariwisata.

“Kita sangat fokus menangani Covid-19 ini demi industri dan pariwisata Batam,” kata dia.

Terkait untuk dana hibah yang bersumber Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), ia berharap dapat digunakan semaksimal mungkin demi mencegah dampak lebih besar bagi pariwisata Batam.

“Tetap kita berjuang bersama demi kebangkitan pariwisata Batam. Melalui kebijakan pemerintah daerah, saat ini semua pembangunan infrastruktur sudah mengarah kepada industri pariwisata,” katanya.(*/esa)

Update