Selasa, 5 Mei 2026

Komisi VI DPR RI Sampaikan Hal Penting Ini Kepada BP Batam

Berita Terkait

batampos.co.id – Komisi VI DPR RI menyambangi kantor Badan Pengusahaan (BP) untuk melihat perkembangan ekonomi di kawasan tersebut, Senin (14/12/2020).

Wakil Ketua Komisi VI, Aria Bima Wikantyasa, menyampaikan pentingnya perbaikan dan peningkatan seluruh infrastruktur pendukung investasi yang berkaitan dengan lahan, gas, listrik, pelabuhan, hingga bandara guna mengejar ketertinggalan Batam.

Kata dia, sebagai daerah yang paling mudah untuk mengembangkan investasi di Indonesia, Batam menjadi titik tumpu utama dalam pemulihan ekonomi nasional, khususnya di sektor industri.

“Untuk itu, semua infrastruktur harus baik, jangan sampai pandemi Covid-19 membuat kita lengah,” katanya.

Ia menyarankan agar BP Batam merangkul Singapura yang berstatus sebagai investor terbesar, sebagai mitra strategis investasi, sehingga pola industri dan reputasi Batam yang baik dapat terus terbangun.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi (kanan) memberikan cenderamata kepada Wakil Ketua Komisi VI, Aria Bima Wikantyasa. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menyampaikan, BP Batam akan menindaklanjuti saran-saran yang telah diberikan oleh Komisi VI kepada BP Batam dalam waktu dekat.

“Ada regulasi yang harus kita selesaikan, meskipun telah berjalan. Bila regulasi tersebut bisa diselesaikan dalam waktu dekat, maka perubahan-perubahan yang disarankan oleh rekan-rekan Komisi VI DPR RI bisa kita laksanakan,” kata Rudi.

Kepala BP Batam juga mengatakan, pihaknya berharap Pemerintah Pusat dapat mendistribusikan vaksin Covid-19 ke daerah-daerah, termasuk ke Batam, guna mendukung percepatan pemulihan ekonomi di Batam.

Pada kesempatan tersebut Komisi VI DPR RI, juga memaparkan sejumlah perkembangan kinerja sepanjang tahun 2020 dan juga rencana kerja Tahun 2021.

Selain Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, kehadiran anggota Komisi VI DPR RI tersebut juga disambut Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, dan Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, Sudirman Saad.(*)

Update