Rabu, 6 Mei 2026

Rusia Makin Yakin Untuk Berinvestasi di Batam

Berita Terkait

batampos.co.id – Negara-negara Eropa memang masih hati-hati menanamkan modalnya di Batam. Namun tidak dengan Rusia, negeri beruang merah itu malah makin yakin kalau Batam tujuan investasi yang menjanjikan. Berbagai perusahaan pun bersiap masuk ke Batam menanamkan modalnya.

Dilansir Harian Batam Pos, negara terluas di dunia itu pernah mengunjungi Batam, Februari lalu. Saat itu, Iceberg yang datang. Iceberg merupakan pengembang energi listrik untuk kebutuhan industri. Saat itu, mereka menawarkan pengembangan floating power plant (pembangkit listrik di atas air) dengan sumber energi atom sebagai inti dari sumber energi.

Setelah cukup mendapatkan informasi dari BP Batam, penjajakan tersebut memang sempat tak ada kabar kelanjutannya. Ditambah lagi, pandemi Covid-19 menghambat laju investasi secara global.

Lalu, 10 bulan kemudian, Delegasi Kantor Perwakilan Perdagangan Rusia dari Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia kembali mengunjungi BP Batam, Kamis (10/12) lalu. Mereka adalah Deputi Kantor Perwakilan Perdagangan Rusia, Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia, Pavel Sorokin.

Ia ditemani Kepala Divisi Ekspor Perwakilan Perdagangan Rusia, Ilya Shirmanov. Kunjungan mereka diterima oleh Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin, didampingi Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam, Harlas Buana, Kepala Sub Direktorat Pelayanan Penanaman Modal BP Batam, Wildan Arief, General Manager Pelabuhan Barang BP Batam, Kurnia Budi, dan Kepala Bagian Promosi BP Batam, Ariastuty Sirait.

Deputi Kantor Perwakilan Perdagangan Rusia, Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia, Pavel Sorokin, mengatakan, pihaknya telah membidik Batam sebagai salah satu wilayah tujuan investasi dengan mengedepankan teknologi sains, seperti aeronavigasi hingga perkapalan.

Ia menilai, dengan letak kawasan yang strategis dan kegiatan perdagangan yang baik, Batam dinilai sebagai lokasi yang tepat untuk melangsungkan bisnis.

”Kami memilih Batam atas kesadaran bahwa Batam merupakan salah satu dari pusat bisnis di Indonesia. Daerahnya sangat menarik dengan regulasi-regulasi yang tepat untuk para pebisnis,” kata Pavel dikutip Batam Pos.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya akan berusaha untuk menyiapkan para pengusaha Rusia melalui asosiasi perdagangan, serta menggandeng BP Batam sebagai lembaga pemerintah untuk membantu persiapan para pengusaha Rusia berinvestasi di Batam.

Sementara itu, Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin, menawarkan lima bidang kepada Kantor Perwakilan Perdagangan Rusia, Kedutaan Besar Rusia.

Pertama adalah master developer yang dapat mengembangkan beberapa project di bawah BP Batam, antara lain bidang kesehatan, dengan pengembangan rumah sakit dari sisi teknologi, perobatan, fasilitas dan sebagainya.

”Saat ini Rumah Sakit BP Batam tengah kami persiapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Bidang Kesehatan di Batam. Nantinya ini akan mencakup advanced research center, dengan fokus pengobatan kanker dan kardiovaskular,” ujar Syahril.

Kedua, bidang kepelabuhanan, untuk mengembangkan fasilitas dan juga pasar pelabuhan, sehingga bisa menurunkan biaya logistik. Ketiga, bidang airport, pengembangan bandara walaupun sudah menunggu lelang internasional, tapi masih terbuka kesempatan untuk melakukan kerja sama.

Keempat, bidang teknologi informasi, pengembangan data centre dan teknologinya. Serta kelima adalah bidang perminyakan (oil).

Syahril, berharap, Rusia juga bisa mengembangkan usaha perdagangan minyak di Batam, sehingga bisa berkompetisi dan mampu mendorong penurunan biaya logistik.

Pertemuan ini harap Syahril, akan ada tindak lanjut dari pertemuan ini di kesempatan berikutnya agar mampu mendorong daya saing Batam di mata dunia. (*/jpg)

Update