batampos.co.id – Kondisi depot air minum laik sehat di Kabupaten Kepulauan Anambas menjadi perhatian dan pegawasan sertifikat laik hygienie sanitasi. Masyarakat diingatkan kembali lebih berhati-hati dalam membeli air depot isi ulang.
Demi kesehatan masyarakat, terutama bayi dan anak-anak yang rentan beresiko dengan penyakit diare disebabkan oleh air minum tidak sehat.

“Air galon itu jangan serta merta langsung di minum setidaknya untuk ibu rumah tangga yang mempunyai anak bayi dan balita, air isi ulang itu harus direbus lagi,” ucap Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Anambas, Feri Oktavia, kepada batampos.co.id, Jumat (18/12/2020).
Sementara itu, tercatat ada 45 depot air isi ulang di Kabupaten Kepulauan Anambas yang sudah terdaftar di Dinas Kesehatan. Namun belum semuanya laik hygienie belum.
“Tetapi mereka dilakukan pemeriksaan kualitas air untuk kimia 1 kali 6 bulan, mikrobiologi sekali 3 bulan. Pemeriksaannya di lab swasta, karena BTKL belum melakukan pemeriksaan saat ini. Kemudian hasil diterima menunggu beberapa minggu,” bebernya.
Kata dia, setiap hasil pemeriksaan itu disampaikan ke depot air minum. Mereka pun wajib menempel stiker yang memenuhi syarat dan yang tidak memenuhi syarat pihaknya lakukan pembinaan. (fai)
