Senin, 4 Mei 2026

ASN Pemko Batam Diimbau Tidak Keluar Kota

Berita Terkait

batampos.co.id – Kasus penularan Covid-19 belum berhasil ditekan. Tak heran, menjelang libur Natal dan Tahun Baru, berbagai daerah mulai memberlakukan kebijakan wajib uji swab, baik itu rapid test antigen berbasis swab maupun swab PCR, bagi pendatang atau yang ingin berlibur ke daerah tersebut. Seperti, kebijakan untuk masuk ke Jakarta hingga Bali.

Sebagaimana dilansir Harian Batam Pos, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, lingkaran penularan di kalangan masyarakat masih sulit dikendalikan. Hal ini seiring masih banyaknya warga yang melanggar protokol kesehatan (Protkes). Kendati demikian, pihaknya berupa menekan penyebaran di lingkungan Aparatur sipil negara (ASN) yang ada di lingkungan pemerintahan Batam.

“Jelang libur ini, kita imbau untuk tetap berada di Batam, dan tidak berpergian ke luar kota. Hal ini untuk menghindari terpapar Covid-19,” kata Amsakar, Minggu (20/12).

Ia mengungkapkan, larangan tertulis belum ada hingga saat ini. Namun, melihat kondisi saat ini, memang lebih baik tetap berada di dalam kota, dari pada berpergian. Sebab, penyebaran dan grafik kasus positif masih tinggi.

“Sekarang daerah lain sudah memperketat aturan bagi orang yang ingin memasuki wilayah mereka. Hal ini tentu upaya dan memastikan yang datang benar-benar sehat. Karena, dikhawatirkan mobilisasi penumpang meningkat di libur dan cuti bersama nanti,” sebutnya.

Untuk itu, pemerintah mengimbau agar hal ini disikapi bijak bagi masyarakat, terutama ASN, kecuali ada keperluan mendesak yang mengharuskan berangkat ke luar kota.

“Walaupun sudah ada aturan seperti wajib swab ketika kembali ke Batam, namun karena ini libur, kami sebagai tim gugus lebih waspada dan mengantisipasi agar tidak ada penambahan dari klaster ASN,” ucapnya.

Disinggung adakah rencana pemberlakuan rapid test antigen untuk pendatang dari luar ke Batam selama masa liburan, Amsakar mengatakan, belum ada informasi dari tim kesehatan yang biasa bertugas di pintu masuk kedatangan.

“Sampai sekarang belum ada. Kita tunggu saja dulu perkembangannya. Kalau nanti diminta berlakukan, kan tinggal jalan saja. Tenaga kesehatan selama ini juga sudah standby di pintu masuk,” ungkapnya.(*/jpg)

Update