batampos.co.id – Kabar masuknya nama Sandiaga Uno dalam Kabinet Indonesia Maju bukan isapan jempol. Sandiaga yang baru saja sukses di Timses menantu Jokowi, disebut dipanggil ke Istana Negara.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini merupakan salah satu orang dipanggil Presiden Jokowi ke Istana pada sore ini untuk wawancara soal menteri.

Orang dekat Sandiaga Uno membenarkan bahwa mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu merupakan salah satu orang dipanggil Jokowi ke Istana pada Selasa sore.

Sebelumnya, Sandiaga Uno telah menjadi salah satu Tim Sukses (Timses) menantu Jokowi, Bobby Nasution, di Pilkada Medan. Pasangan Bobby-Aulia pun menang di Pilkada Medan. “Sore nanti beliau (Sandi) diundang ke sana (istana),” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya itu kepada PojokSatu (Jawa Pos Group), Selasa (22/12).

Sandi disebut akan menempati posisi sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Posisi yang akan diduduki Sandi tersebut saat ini ditempati oleh Wishnutama. Salah satu pos menteri yang diprediksi terkena reshuffle kabinet adalah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) yang kini dijabat Wishnutama. Sandiaga Uno disebut-sebut menggantikan Wishnutama.

Hal ini selaras dengan sejumlah kabar yang beredar di kalangan wartawan sejak kemarin. Sementara Sandiaga ikut menanggapi isu ini. Melalui juru bicara Sandiaga, Kawendra Lukistian, saat dikonfirmasi, Selasa (22/12), Kawendra tak menampik namun tak juga membenarkan.

Dia hanya memberikan jawaban diplomatis. “Siapa pun itu yang mengisi pos Parekraf tentu harus orang yang tepat,” kata juru bicara Sandiaga, Kawendra Lukistian, saat dikonfirmasi, Selasa (22/12).

Kawendra menyebut sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terguncang karena Corona. Menurutnya, Menparekraf yang baru bakal punya PR besar, siapa pun itu. “Yang jelas sektor pariwisata dan ekraf ini di tengah Pandemi sangat terpukul, siapa pun nanti yang diamanahi memiliki tantangan berat terkait itu,” kata Kawendra.

Mengenai isu Sandiaga Uno bakal menjadi Menparekraf, Kawendra menyebut Jokowi punya hak prerogatif memilih menteri yang dinilai kapabel. “Kita doakan yang terbaik untuk bangsa ya, dan biarkan Pak Presiden menggunakan hak prerogatifnya untuk memilih putra-putri terbaik negeri ini untuk menempati posisi yang tepat,” sebut Kawendra.

Kawendra menyebut tahun 2021 adalah Tahun Internasional Ekonomi Kreatif Dunia 2021 yang telah ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Resolusi Majelis Umum PBB No. 74/198 yang diinisiasi oleh Indonesia.

Menurut dia, ini merupakan salah satu bentuk kepemimpinan internasional Indonesia dalam mendorong pemajuan ekonomi kreatif di dunia internasional. “Jadi ini tantangan juga untuk menyongsong hal tersebut di tengah pandemi,” ucap Kawendra.(jpg)