batampos.co.id – Berdasarkan rekapitulasi KPU Provinsi Kepri, pemenang Pilkada Kepri adalah pasangan nomor urut 3 Ansar Ahmad-Marlin Agustina yang didukung oleh empat partai politik (Golkar, NasDem, PPP, dan PAN), menang di kantong-kantong suara yang kecil.

Pertama di Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang. Dari 92.825 pemilih yang memberikan suara, pasangan tersebut mendapatkan dukungan 49.921 suara. Kedua, di Kabupaten Bintan, mereka mendapatkan dukungan 54.050 dari 87.095 yang memberikan hak pilihnya.


Selain itu, pasangan ini juga meraih kemenangan signifikan di Kabupaten Anambas dengan 12.135 suara dari jumlah pemilih yang berpartisipasi sebanyak 26.502 orang. Berikutnya di Kabupaten Lingga, mereka meraup 26.560 suara dari 57.231 pemilih.

Sementara di Natuna dari 46.196 pemilih, mereka meraih dukungan sebanyak 18.929. Sedangkan di Kota Batam dan Kabupaten Karimun, mantan Bupati Bintan tersebut dinyatakan kalah. Di Batam mereka meraih suara 110.980 dari 377.388 pemilih yang memberikan hak pilihnya. Di Karimun, mereka meraih 49.921 suara dari 113.663 pemilih yang berpartisipasi.

Adapun pasangan nomor urut dua, Insani yang menjadi pesaing terdekat, menang di Karimun dan Batam. Batam dan Karimun merupakan lumbung suara terbesar berdasarkan DPT yang ditetapkan oleh KPU.

Sebelumnya, Komisioner KPU Provinsi Kepri, Arison, menyebutkan, dari hasil pleno rekapitulasi yang sudah selesai mereka lakukan, pasangan Ansar-Marlin sebagai pemenang dengan 308.553 suara. Menyusul pasangan Insani dengan 280.160 suara. Lalu pasangan nomor urut 1 Soerya Respationo-Iman Sutiawan (Sinergi) di urutan ketiga dengan meraih 183.317 suara.

”Aman keluar sebagai pemilik suara terbanyak, yakni 308.553,” ujarnya, Sabtu (19/12) lalu di Hotel CK Tanjungpinang.(*/jpg)