batampos.co.id – Sepanjang 2020 Polri nampak cukup serius menanggulangi aksi terorisme di Indonesia. Upaya penegakan hukum terus dilakukan terhadap para pelaku teror sebelum beraksi. Polri mencatat sepanjang tahun ini 228 tersangka kasus terorisme yang diciduk Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri.

“Sepanjang tahun 2020, Polri telah melakukan pencegahan aksi terorisme di wilayah Indonesia dengan menangkap sebanyak 228 tersangka yang baru,” kata Kapolri Jenderal Pol Idham Azis di di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri, Jakarta, Selasa (22/12).

Idham menyampaikan, di tahun ini Densus bahkan berhasi menangkap 2 teroris kelas kakap yang sudah masuk daftar pengejaran belasan tahu. Mereka yakni Taufik Bulaga alias Upik Lawanga, dan Zulkarnaen.

Seorang di antara 23 teroris yang dipindahkan dari Lampung ke Jakarta Rabu lalu (16/12). (RADAR LAMPUNG)

Mantan Kabareskrim Polri itu mengatakan, kedua teroris ini sudah menjadi incarannya sejak lama. Maklum saja, Idham diketahui sepanjang karirnya di Korps Bhayangkara banyak bertugas di bidang reserse, termasuk menangani kasus terorisme.

“Sejak saya masih AKBP, ini Upik Lawanga sudah saya kejar ini, sama Zulkarnaen Bom Bali I,” jelas Idham.
Sebelumnya, Densus 88 Anti Teror Polri menangkap 23 teroris kelompok JI di Lampung. Dari seluruh yang ditangkap terdapat dua nama besar yaitu Taufik Bulaga alias Upik Lawanga dan Zulkarnaen.

Taufik Bulaga alias Upik Lawanga diketahui salah satu ahli perakitan bom dari kelompok JI. Dia merupakan perakit bom dengan daya ledak besar yang meledak di Hotel JW Marriot dan Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, pada 2003 lalu. Polri telah menerbitkan DPO terhadap Upik Lawanga sejak 2006 silam. Dia juga digadang-gadang sebagai penerus Dr. Azhari.

Sedangkan Zulkarnaen adalah DPO kasus bom Bali I. Dia diketahui telah menjadi buronan aparat selama 18 tahun. Zulkarnaen merupakan salah satu orang penting dalam kelompok JI, bahkan dikenal sebagai Panglima Perang JI, karena pernah menjadi Panglima Askari di Afghanistan. Dia diketahui selama ini juga menyembunyikan terduga teroris Taufik Bulaga alias Upik Lawanga.(jpg)