batampos.co.id – Sebagai badan yang siap mendukung proses distribusi vaksin Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), BPJS Kesehatan telah mempersiapkan beberapa hal.

Salah satunya adalah dengan melakukan sosialisasi terkait penggunaan aplikasi P-Care Vaksinasi yang akan digunakan untuk mengoptimalkan pemberian vaksin Covid-19.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting pada Kamis (17/12/2020) ini diikuti oleh perwakilan Dinas Kesehatan Kota Batam, Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Puskesmas dan Klinik Pratama dengan total 80 peserta.

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Batam, Yusrianto, mengatakan bahwa nantinya aplikasi P-Care Vaksinasi akan digunakan untuk proses registrasi sasaran penerima vaksin, screening kasus kesehatan serta mencatat dan melaporkan hasil pelayanan vaksinasi Covid-19.

“Selama ini PCare sudah digunakan oleh setiap faskes tingkat pertama dalam melayani peserta JKN-KIS. Pada aplikasi P-Care terdapat data kepesertaan, riwayat pelayanan kesehatan, dan data lainnya yang kiranya akan mendukung proses pemberian vaksin ini,” kata Yusrianto.

Pegawai BPJS Kesehatan Cabang Batam melayani masyarakat yang merupakan peserta JKN-KIS. Pelayanan di kantor Cabang BPJS Kesehatan dilakukan dengan protokol kesehatan ketat. Foto: BPJS Kesehatan untuk batampos.co.id

Dalam pelaksanaan pemberian vaksinasi Covid-19 ini, BPJS Kesehatan akan memberikan akses P-Care kepada dinas kesehatan.

Lalu, dinas kesehatan yang akan melakukan seleksi dan menentukan fasilitas kesehatan mana yang akan melaksanakan vaksinasi.

“Dinkes yang akan melakukan pencatatan terkait data faskes yang akan melaksanakan vaksinasi sekaligus dengan jadwal vaksin dan kapasitasnya per periode,” kata Yusrianto.

Melalui aplikasi P-Care juga Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPen) akan mengirimkan data sasaran peserta yang akan menerima vaksin.

Terkait faskes yang akan memberikan vaksinasi ini, Yusrianto mengatakan fasilitas kesehatan yang akan memberikan pelayanan bisa saja tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Asalkan ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota sebagai pelaksana vaksinasi.

Ia juga menambahkan, terkait pelaksanaan vaksinasi ini yang mungkin jadi hambatan adalah terkait jaringan internet untuk mengakses P-Care.

Bagi faskes yang jaringan internetnya terbatas, nantinya akan didata oleh Kominfo dan akan dikoordinasikan dengan dinas kesehatan untuk melengkapi fasilitasnya.

“Semoga nantinya pelaksanaan vaksinasi ini akan berjalan dengan lancar,” kata Yusrianto menutup zoom meeting.

Messa Haris salah satu masyarakat Kota Batam mengatakan bahwa pelaksanaan pemberian vaksin dengan dukungan BPJS Kesehatan sangat tepat karena memiliki data valid terkait data kepesertaan. Terutama yang menjadi peserta JKN-KIS.

“Menurut saya, peserta JKN-KIS harus menjadi prioritas untuk mendapatkan vaksin Covid-19 karena sudah mau bergotong-royong untuk memberikan dukungan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” kata Messa.(*)