batampos.co.id – Jalan raya di Batam sudah lebar-lebar dengan beberapa lajur. Namun, rencananya akan dibuat lebih lebar lagi dengan penambahan jalur, khususnya jalan raya dari Batumapar hingga ke Mukakuning.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menargetkan jalan raya dari Batuampar ke Mukakuning akan dibangun menjadi lima lajur. Tujuannya, meningkatkan infrastruktur agar investor asing yakin mau menanamkan modalnya di Batam. Saat ini, pelebaran jalan sudah dimulai di wilayah Batuampar. Proyek tersebut dimulai dari pintu masuk Pelabuhan Batuampar.

”Tugas BP Batam itu investasi, maka akses menuju kawasan investasi wajib dibangun,” kata Rudi, baru-baru ini.

Ia mengatakan, Pelabuhan Batuampar akan mulai dibangun tahun depan. BP Batam akan mencari mitra baru lagi, pasca berakhirnya kerja sama dengan Pelindo II. ”Saya segera rundingkan dengan Deputi IV BP Batam, untuk membuka lelang umum, kalau ada yang mau silahkan,” ungkapnya.

Revitalisasi pelabuhan, dimulai dari meningkatkan infrastruktur jalan yang melewatinya.

”Dengan uang BP, akses jalan investasi akan dibangun. Sedangkan jalan umum dibangun Pemko Batam dan Pemerintah Provinsi Kepri. Izin dibuat mudah, akses juga mudah, maka orang akan datang,” paparnya.

”Ke depan saya siapkan, karena untuk menyongsong pertumbuhan ekonomi dari usaha kecil sampai usaha besar,” ungkapnya.

Untuk pembangunan jalan menuju Pelabuhan Batuampar itu, akan dibagi menjadi lima lajur. Namun, saat ini baru ditambah satu lajur di sisi kiri dan kanan jalan dengan membuka batas tanah row jalan.

”Maka akses keluarnya mulai kita bangun, mudah-mudahan enam bulan ke depan, sudah terselesaikan,” katanya.

Jika akses dari Batuampar menuju Simpang Kabil atau Kepri Mall selesai, Rudi menegaskan bahwa akses menuju kawasan industri sudah bisa terselesaikan, terutama menuju Mukakuning. Sementara, dari Kepri Mall menuju Mukakuning, akan dikerjakan oleh Pemko Batam. (*/jpg)