batampos.co.id – Pengelola Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang menyediakan 2.400 cadangan rapid test bagi para calon penumpang, pada Senin (28/12/2020).

Plt Direktur BUBU dan TIK Hang Nadim, Benny Syahroni, mengatakan, rapid test yang tersedia di Bandara Hang Nadim Badam ada dua yakni, rapid test antibodi dan antigen.

“Dari 2.400 cadangan, 1.300 pcs adalah rapaid test antibodi dan 1.100 psc rapid test antigen,” ujarnya kepada batampos.co.id.

Ia menjelaskan, rapid test dilakukan oleh tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam.

“Stok rapid test di RSBP ada 1.800 pcs,” paparnya.

Calon penumpang salah satu maskapai penerbangan mengantre mendaftarkan diri untuk melakukan rapid test antigen di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Penanggung jawab Layanan rapid test antigen di Bandara Hang Nadim, drg. Anni Maret, mengatakan, untuk alur pemeriksaan rapid test antigen diawali dengan mengisi data diri calon penumpang pada formulir pendaftaran.

Kemudian, calon penumpang menuju kasir untuk melakukan pembayaran.

“Tarif yang sudah kami berlakukan adalah tarif resmi dari Kementerian Kesehatan, yaitu Rp 275 ribu untuk untuk wilayah tujuan di luar Pulau Jawa,” ujar Anni.

Setelah itu, calon penumpang menuju bilik pemeriksaan untuk dilakukan Rapid Test Antigen dengan mengambil sampel melalui hidung (nasofaring).
Setelah itu calon penumpang dapat langsung menuju ke lokasi pengambilan hasil.

“Kisaran waktu yang dibutuhkan dari swab nasofaring ke pengambilan hasil hanya 15-20 menit. Bila ditemukan antrean panjang di pengambilan hasil, hal tersebut biasanya dikarenakan harus dilakukan pemasukan data dan pengesahan dari dokter,” kata Anni.

Ia melanjutkan, pelayanan Rapid Test Antigen dan Antibodi di Bandara Hang Nadim Batam dimulai dari pukul 06.00-18.00 WIB.(esa)