batampos.co.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengaku telah melakukan pendataan terhadap masyarakat yang bakal menerima vaksin Covid-19. Pendaataan tersebut dilakukan setelah Kementerian Kesehatan berkonsultasi dengan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (Itagi) untuk rencana vaksinasi Covid-19 pada 2021 mendatang.

“Ini adalah badan independen yang memberikan advice ke Menteri Kesehatan terkait dengan program vaksinasi,” ujar Budi dalam konfrensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (29/12).

Untuk tahap pertama yang bakal divaksinasi adalah petugas kesehatan yang tersebar di 34 provinsi sebanyak 1,3 juta orang. “Garda terdepan adalah orang-orang yang paling penting di masa pandemi krisis Covid-19,” katanya.

Penerima berikutnya adalah petugas pelayanan publik. “Kemudian tahap selanjutnya adalah masyarakat lansia di atas 60 tahun,” katanya.

Setelah itu, menurut Budi, vaksin akan diberikan kepada masyarakat rentan. Penerima vaksin terakhir adalah masyarakat lainnya yang berjumlah 77,4 juta.

Budi memastikan bahwa vaksinasi tahap pertama dan selanjutnya akan diberikan apabila telah keluar izin penggunaan darurat atau emergency used authorization dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Karena kita percaya sekali bahwa data science itu menjadi pegangan kita, BPOM sudah bekerja sama baik dengan Kementerian Kesehatan,” ungkapnya. (jpg)

Berikut ini adalah tahapan penerimaan vaksinasi Covid-19:

1. Petugas kesehatan sebanyak 1,3 juta yang tersebar di 34 provinsi

2. Petugas publik sebanyak 17,4 juta

3. Lansia sebanyak 21,5 juta

4. Masyarakat rentan sebanyak 63,9 juta

5. Masyarakat lainnya 77,4 juta