batampos.co.id – Pengawasan ketat akan diberlakukan selama pergantian tahun di Batam. Polisi akan melakukan patroli di kawasan-kawasan yang sering menggelar pesta perayaan tahun baru. Bahkan kepolisian akan membubarkan kegiatan perayaan menyambut malam tahun baru, yang menimbulkan kerumunan massa.

”Kami memiliki diskresi. Jadi setiap perayaan menimbulkan kerumunan massa segera dibubarkan petugas,” kata Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhardt, Selasa (29/12).

Harry mengatakan, perayaan pergantian tahun baru ini tidak diperbolehkan baik di ruang terbuka atau tertutup. Setiap kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa dipastikan akan dibubarkan polisi.

Ditegaskannya, masyarakat yang melawan saat pembubaran perayaan malam tahun baru, akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. ”Bagi yang ngeyel, kami akan berlakukan preventif strike,” tegasnya.

Untuk itu, ia berharap masyarakat Kepri melaksanakan kegiatan pergantian tahun secara sederhana bersama keluarga di rumah. ”Tahun baru di rumah saja, lebih aman dan nyaman. Saat ini juga sedang berkembang strain virus corona yang baru. Jadi, sebaiknya jangan keluar rumah. Selalu patuhi protokol kesehatan,” imbuhnya.

Untuk pengamanan pergantian tahun nanti, sebanyak 1.565 personel akan diturunkan. Terdiri dari jajaran Polda Kepri, TNI, Dishub, Damkar, dan instansi terkait lainnya.

Menurut Harry, Kepolisian dalam mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru berdasarkan Maklumat Kapolri Nomor 4/2020 tertanggal 23 Desember lalu.

Maklumat itu, sambungnya, bertujuan untuk memberikan perlindungan dan menjamin keamanan serta keselamatan masyarakat selama pelaksanaan libur Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru Tahun 2021.

Dalam maklumat itu, Kapolri meminta agar tidak menyelenggarakan pertemuan maupun kegiatan yang mengundang kerumunan orang banyak di tempat umum seperti perayaan Natal dan kegiatan keagamaan di luar tempat ibadah, pesta/perayaan malam pergantian tahun, arakarakan, pawai dan karnaval, pesta penyalaan kem bang api.

”Kami sendiri dari Polda Kepri dan jajaran Polres tidak mengeluarkan izin keramaian. Karena bagi kami, keselamatan masyarakat adalah yang tertinggi,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolresta Barelang, AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto, berjanji akan menutup seluruh akses jalan menuju lokasi wisata pada perayaan malam tahun baru nanti. Sehingga dalam pergantian tahun nanti tidak terjadi kerumunan. ”Diimbau untuk tetap di rumah dan rayakan bersama keluarga saja,” pesannya. (*/jpg)