batampos.co.id – Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Azwandi, menegaskan di akhir tahun 2020 kondisi keuangan kas daerah ini aman dan akan terjadi sisa lebih perhitungan anggaran (silpa).

“Semua bisa dibayarkan tidak ada yang tidak bisa dibayarkan, Alhamdulilah baik ” ucap Azwandi kepada batampos.co.id, Kamis (31/12/2020).

Lanjut dia lagi mengutarakan, pada sisi keberhasilan dalam pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Kepulauan Anambas memberikan kontribusi yang besar dalam dukungan implementasi APBD yang menjadi komitmen besar Bupati Kepulauan Anambas.

Kota Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (31/12/2020). ( Foto: Faidillah/batampos.co.id)

Seperti diketahui sebelumnya dari tahun ke tahun dapat memberikan peningkatan diberbagai hal yang signifikan. Paling tidak bisa mempertahankan prestasi-prestasi yang telah diraih.

Sementara itu, Opini WTP-BPK merupakan bentuk apresiasi dari BPK atas hasil pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah yang disajikan harus sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP).

Untuk memperoleh penghargaan dari presiden atas prestasi WTP, yakni harus berturut-turut selama 5 tahun memperoleh WTP.

Diakui Azwandi, WTP ini diraih memang atas kerjasama seluruh OPD. Bukan hanya Badan Keuangan Daerah sendiri, tetapi melibatkan semua OPD yang telah memberikan kontribusi terhadap perbaikan-perbaikan.

“Yang pertama laporan keuangan wajib WTP berturut-turut selama 5 tahun. Kemudian pertumbuhan PAD minimal harus diangka 5 persen per tahun. Itu dua target yang harus saya capai. Karena saya menjalani roda pemerintah di Badan Keuangan Daerah, maka harus sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), itu dalam bentuk visi, misi dan rencana strategis. Saat ini kami telah melaksanakan misi ke 6, yaitu misi bapak bupati membangun birokrasi yang bersih, profesional, melayani serta memperkuat penyelenggaraan otonomi Desa,” bebernya, saat dikonfirmasi baru-baru ini.(fai)