batampos.co.id – Pemko Batam telah selesai melakukan pendataan terkait titik banjir yang ada di kota industri tersebut.

Hasilnya ada 53 titik banjir. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Batam digelar di Aula Hang Nadim Kantor Wali Kota Batam, Senin (4/1/2020).

“Intinya semua sepakat perlu langkah bersama untuk menangani hal ini. Bahasa saya, gayung bersambut, yang kami (Pemko Batam) sampaikan, didukung sepenuhnya oleh rekan-rekan Forkompinda,” ujarnya.

Kata dia, dalam pertemuan tersebut juga dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kota Batam.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (pakai payung) saat meninjau ruas jalan Yos SUdarso yang tergenang banjir. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

“Sekitar 52 titik yang akan jadi fokus penanganan se-Batam. Memang diperlukan langkah bersama sehingga jadwal penanganan atas titik yang sudah kami susun ini dapat ditangani secara kolektif dengan Forkompinda dan masyarakat,” katanya.

Dalam rapat juga sudah disepakati perihal kesiapan personil TNI- Polri untuk membantu mengatasi masalah banjir di Kota Batam. Selanjutnya, Pemko Batam akan berkomunikasi dengan Direktorat Pengamanan (Ditpam) Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“Perihal properti, ada yang menyiapkan kapal karet untuk evakuasi jika diperlukan dan yang punya tenda juga siap,” katanya.

Tim lanjutnya akan langsung beraktivitas pada pekan ini. Namun terkait kapan turun ke titik-titik banjir terlebih dahulu akan dilaporkan kepada Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

“Teknisnya sedang disusun. Mungkin bisa saja, tim akan dibagi empat hingga lima kelompok atau bisa saja 10 tim sekaligus sehingga sekali turun 10 titik,” ujarnya.(*/esa)