batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam memetakan sejumlah titik rawan banjir di Batam. Lintasan Jalan Gajah Mada di depan pintu masuk Southlink, Tiban, menjadi salah satu prioritas perbaikan untuk tahun ini.

”Ada beberapa arahan dari pimpinan untuk mengendalikan banjir. Pertama, kami akan kendalikan banjir di Southlink dan sekaligus meningkatkan jalannya biar tidak macet lagi,” kata Kasubdit Jalan
dan Jembatan BP Batam, Boy Zasmita, Senin (4/1/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Menurut Boy, drainase akan diperbaiki, sementara jalan akan diturunkan elevasi serta ditambah satu lajur lagi.

”Anggaran Rp 31 miliar untuk perbaikan di depan Southlink,” ungkapnya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (pakai payung) saat meninjau ruas jalan Yos Sudarso yang tergenang banjir. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

Sedangkan titik rawan banjir lainnya yang sudah dipetakan yakni di Jalan Hang Kesturi, Kabil.

”Di sana akan dilakukan secara bertahap, sekalian peningkatan jalan juga,” tuturnya.

Selanjutnya, yakni di Simpang Kabil dekat Kepri Mall.

”Kecepatan air yang sangat besar tidak bisa diimbangi kemampuan pintu airnya. Ditambah lagi, banyak tumpukan sampah yang menghambat,” tuturnya.

Dua pintu air baru akan berlokasi di sisi kanan dan sisi kiri pintu air yang lama.

Lalu, di Simpang Jam. Boy mengatakan, BP Batam akan memasang box culvert besar untuk mencegah banjir di sana.

”Untuk longsor gorong-gorong di seberang Gogo Bengkong, kami akan cek dulu, apakah ada penanganan atau menyatu dengan peningkatan Jalan Batuampar,” ujarnya.(jpg)