batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam selaku pengelola SPAM Batam yang dioperasionalkan oleh Moya, menyatakan tak ada kenaikan tarif air.

Sehingga, banyaknya keluhan warga terkait membengkaknya tagihan, akan dicari penyebabnya.

”Tarif tak ada naik. Jadi, saya harus tahu dulu penyebabnya. Kalau memang diperlukan, nanti akan saya panggil pengelola, biar ada kejelasan terkait pelayanan air ini,” kata Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, Selasa (5/1/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Kantor Pusat SPAM Batam yang berada di Batam Centre. Foto: Dhiyanto/batmapos.co.id

Rudi mengaku akan menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait bengkaknya tagihan air warga.

Ia mengaku, mengetahui keluhan warga dari media sosial, namun belum menerima keluhan langsung. Sehingga, belum bisa memanggil pihak Moya.

”Kalau warga merasa tarif airnya meledak dari pada sebelumnya, lapor saja sama saya. WA saja saya, biar nanti saya tindak lanjuti,” ujarnya.

Namun, ia juga meminta masyarakat Kota Batam untuk
mengecek pemakaian air serta membandingkan dengan
pemakaian sebelumnya.

Disinggung mengenai persiapan lelang pengelolaan air di Batam, Rudi mengatakan belum ada, karena kontrak PT Moya masih tersisa beberapa bulan lagi.

Kendati demikian, Rudi mengatakan, lelang nantinya terbuka untuk semua perusahaan yang ingin berpartisipasi.

”Masih ada beberapa bulan lagi. Jadi belum ada persiapan untuk lelang,” imbuhnya.(jpg)