batampos.co.id – Komisi IV DPRD Kota Batam melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMPN 3 Batam, terkait dengan rencana akan dimulainya proses belajar tatap muka, Rabu (6/1). Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Ides Madri, mengatakan, pihaknya mendapat informasi terkait rencana proses belajar tatap muka itu dari wali murid yang mendapat surat dari SMPN 3 Batam.

Karena itu, pihaknya mendatangi SMPN 3 Batam untuk melihat kesiapan dari sekolah itu sendiri. ”Memang benar, ternyata sekolah sudah melakukan rapat dengan komite terkait dengan adanya beberapa permintaan dari orangtua untuk melakukan tatap muka,” ujar Ides usai sidak.

Menindaklanjuti adanya permintaan dari orangtua murid itu, lanjut Ides, komite dan sekolah kemudian mengeluarkan surat persetujuan kepada setiap orangtua murid. Sehingga, orangtua murid berhak memberikan persetujuan atau tidak setuju dengan dilakukannya sekolah tatap muka.

”Dari hasil pantauan kami tadi, baru besok (hari ini Kamis, red) surat itu terakhir diterima oleh sekolah. Jadi, setelah surat itu didapat, nanti sekolah bersama komite akan melihat lebih banyak mana, yang mengizinkan atau tidak,” katanya.

Jika nantinya 80 persen orangtua dari jumlah murid itu setuju untuk tatap muka, maka sekolah akan melaksanakan proses belajar tatap muka dengan menerapkan protkes yang ketat.

Dari pantaunnya, dalam penerapan protkes, pihak sekolah telah menyiapkan tandon air sebagai sarana pencucian tangan, kemudian sekolah juga akan menerapkan pintu berbeda bagi siswa yang masuk dan keluar serta membagi jam pelajaran menjadi dua sif. Dimana, dalam satu sif, proses belajar tatap muka digelar dua jam. (*/jpg)