batampos.co.id – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengecek lokasi longsor yang berada di Batu Gajah, Kecamatan Belakang Padang dan meminta┬áDinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan (Disperkimtam) untuk segera melakukan langkah-langkah penanggulangan banjir di kawasan tersebut.

“Tadi sudah saya minta Kepala Disperkimtam agar segera melakukan penanggulangan,” kata Amsakar, Rabu (6/1/2021).

Kata dia, longsor di Belakang Padang memang mendesak untuk segera dilakukan penanganan.

Karena lanjutnya dilihat dari luasannya mencapai 300 meter persegi dengan ketinggian di atas tiga meter.

Ia menjelaskan, untuk anggarannya bisa menggunakan dana belanja tidak terduga sekitar Rp 23 miliar.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengecek lokasi longsor yang berada di Batu Gajah, Kecamatan Belakang Padang. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

Hanya saja pihaknya masih mencari formula aturan yang tepat bagaimana anggaran tersebut bisa digunakan untuk penanggulangan bencana.

“Tapi yang jelas ini sudah menjadi prioritas, kalau tidak bisa menggunakan anggaran belanja tidak terduga alternatifnya menunggu APBD Perubahan,” katanya.

Sementara waktu untuk pencegahan, ia meminta Camat dan Lurah untuk melakukan penanaman pohon di sekitar lokasi. Dengan begitu diharapkan bisa mencegah terjadinya longsor kembali.

Camat Belakang Padang, Yudi Admajianto, mengatakan, longsor terjadi tepatnya di wilayah Batu Gajah, Belakang Padang. Akibat derasnya air hujan selama dua hari berturut-turut.

“Jadi tanah yang dibukit ini longsor, bahkan kemarin sempat menutup akses jalan di Batu Gajah ini,” kata Yudi.

Saat ini menurut dia sudah dilakukan pembahasan bersama dinas terkait guna penanggulangan tanah longsor tersebut.

Sebab memang perlu segera penanganan agar ke depan longsor tidak terjadi kembali.(jpg)