batampos.co.id – Wali Kota Tanjung Pinang, Rahma, bersama Muspida, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tokoh LAM, Camat dan Lurah se-Kota Tanjung Pinang berziarah ke makam pendahulu Sultan Sulaiman.

Tokoh Pulau Penyengat, Raja Se, mengatakan, ziarah tersebut dilakukan sempena dengan Hari Jadi Kota Tanjung Pinang ke-237 tahun.

“Setelah berziarah dari makam pendahulu Sultan Sulaiman dan rombongan menuju makam Yang Dipertuan Muda 1 Daeng Marewah dan Yang Dipertuan Muda 2 Daeng Celak,” ujarnya, Sabtu (9/1/2021).

Ilustrasi. Pulau Penyengat disiapkan sebagai pulau bersejarah yang menjadi warisan dunia atau World Culture Heritage. Foto: Yusnadi/Batam Pos

Kata dia, saat tiba di Pulau Penyengar, rombongan disambut oleh Lurah Penyengat, Forum RT/RW Kelurahan Penyengat, Pengurus MRSRP , pemuda serta Tokoh Masyarakat.

“Rombongan melakukan ziarah ke makam leluhur sebagai Tokoh pendahulu Pahlawan Nasional Raja Haji Fisabbillah, kemudian ke makam Raja Ali Haji serta Raja Hamidah yang merupakan tokoh perempuan dan salah satu isteri Sultan pada masa itu,” paparnya.

Menurutnya, adapun ziarah merupakan suatu agenda rutin untuk mengenang para pendahulu yang memimpin pada zaman dan masa itu.

Setelah itu lanjutnya, rombongan beristirahat untuk makan siang di rumah Sotoh dan salat di masjid Pulau Penyengat.

“Setelah salat rombongan pulang ke Tanjung Pinang untuk melakukan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing,” paparnya.(*)