batampos.co.id – Hujan deras yang mengguyur Batam sejak beberapa hari terakhir membuat kawasan Bukit Senyum, Batu Ampar, longsor.

Akibatnya, dua pekerja bangunan, Bakri, 55, dan Slamet, 55, tewas tertimpa longsor pada Jumat (8/1) malam.

Kapolsek Batuampar, Kompol Nendra Madya Tias, mengatakan, dua pekerja bangunan tersebut dari PT Cahaya Ilham Barokah.

Saat itu, mereka sedang membangun batu miring di samping Masjid Baitul Makmur atau di kawasan Perumahan Nagoya Valley.

”Benar. Setelah kejadian kita bersama Basarnas melakukan evakuasi jasad korban,” ujarnya seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Nendra menjelaskan, dalam kejadian tersebut, satu pekerja bernama M Taufik berhasil selamat. Sementara, dua rekannya tertimbun longsor.

”Awalnya kita temukan satu korban saja. Dari keterangan korban selamat, ada dua rekannya tertimbun,” kata Nendra.

Sementara itu, Kepala Pos Basarnas Batam, Ronaldy, mengatakan untuk mengevakuasi korban, pihaknya mengerahkan alat berat berupa ekskavator.

Hasilnya, dalam 6 jam pencarian, pihaknya berhasil menemukan seluruh jasad korban.

”Alhamdulillah, kedua korban yang dicari sudah berhasil kita temukan. Keduanya sudah dalam kondisi meninggal dunia,” katanya.

Ia mengatakan, evakuasi korban sempat terhambat karena minimnya penerangan di lokasi.

Selain itu, pihaknya harus berhati­-hati karena proses evakuasi menggunakan alat berat.

”Posisinya ditimpa tanah, antara kayu dan semen cor,” katanya.

Dengan kejadian ini, Ronaldy mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Sebab, Batam tengah dilanda hujan deras yang menyebabkan rawannya banjir dan longsor.(jpg)