batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak menolak saat akan divaksinasi Covid-19.

“Hari ini kita juga dengarkan penjelasan dari dokter spesialis penyakit dalam. Artinya supaya kita tahu yang sebenarnya, sehingga bisa disampaikan kepada masyarakat,” katanya saat mensosialisasikan vaksinasi Covid-19 di Dataran Engku Putri, Senin (11/1/2021).

Kata dia, sosialisasi dilakukan agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar terkait vaksin Covid-19.

Pihaknnya juga sengaja mengumpulkan seluruh Forkompinda Kota Batam, Rumah Sakit, Puskesmas, tokoh masyarakat dan instansi pemerintah lainnya agar satu pendapat terkait vaksinasi Covid-19.

Saat ini lanjutnya, banyak isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait vaksin Covid-19 dan membuat masyarakat ragu.

Sosialisasi ini lanjutnya, diharapkan bisa meluruskan informasi-informasi yang diterima masyarakat.

Ia mengajak agar masyarakat percaya kepada pemerintah dan dokter yang memang sudah ahli dibidangnya.

“Kita memang tidak tahu mana yang benar, tapi kita harus percaya kepada dokter. Karena memang sudah ahli dibidangnya,” tegas Rudi.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, bersama jajaran saat mensosialisasikan vaksinasi Covid-19 yang akan dilaksnakana pada Kamis (14/1/2021) mendatang. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Vaksinasi sendiri akan dilakukan secara bertahap. Prioritas utama lanjutnya adalah untuk para tenaga medis dan akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

“Vaksinnya ada di provinsi, jumlahnya untuk Batam saya belum dapat angkanya. Tapi yang jelas sesuai dengan tenaga medis kita,” jelasnya.

Wali Kota meminta agar masyarakat tidak menolak jika nantinya dilakukan vaksin.

Sebab kata dia, vaksinasi diberikan bukan untuk diri sendiri tapi juga orang lain di sekitarnya.

“Kalau virus ini tidak menular silahkan menolak, tapi yang menjadi masalah adalah virus corona ini bisa menular kepada siapa saja,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Batam, Nuryanto, mengatakan, pihaknya mendukung penuh vaksinasi Covid-19.

DPRD lanjutnya meminta agar masyarakat turut mendukung rencana ini.

“Mari kita percayakan kepada pemerintah bahwa tidak mungkin pemerintah akan menyengsarakan rakyatnya,” kata Nuryanto.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Zulkarnain, mengatakan, sebagaimana yang disampaikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahwa vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat adalah halal.

“Karena itu khususnya bagi umat Islam tidak ada alasan untuk menolak divaksin,” katanya.(*/esa)