batampos.co.id – Manajemen persediaan (Inventory) menjadi tantangan tersendiri di sejumlah perusahaan, terutama PDAM di Indonesia. Tidak tersedianya sistem yang terintegrasi membuat pengendalian terhadap persediaan tidak dapat dilakukan secara efektif dan efisien.

Manajemen inventory atau manajemen persediaan merupakan urat nadi sebuah perusahaan. Sebuah perusahaan tidak akan pernah lepas dari perencanaan dan pengendalian persediaan. Sayangnya, masih banyak perusahaan, terutama PDAM masih berkutat dengan masalah persediaan.

Beberapa permasalahan yang kerap ditemukan adalah sulitnya mengidentifikasi persediaan jenis barang tertentu di sejumlah gudang cabang yang dimiliki perusahaan. Hal ini dapat disebabkan tidak jelasnya pencatatan barang yang keluar   masuk   gudang.

Permasalahan   lainnya   adalah   seringnya terjadi keterlambatan dalam proses  pengadaan barang sehingga mengakibatkan kehabisan stock. Hal ini dapat terjadi karena tidak jelasnya safety stock yang dapat dijadikan sebagai dasar kapan harus dilakukan pemesanan barang  kembali.

“Tidak  adanya  sistem  pengkodean  barang  yang  baik  juga  menyebabkan timbulnya  masalah,” ujar Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus.

Procurement Manager ATB , Yuli Maryati, menjadi narasumber Zoom Bersama ATB dengan tema ”Manajemen Pengelolaan Inventory Berbasis Teknologi untuk Efisiensi Perusahaan”. Foto: ATB untuk batampos.co.id

Oleh karena itu, diperlukan suatu perancangan sistem informasi manajemen inventory  untuk mengatasi masalah-masalah tersebut. Perancangan sistem informasi manajemen persediaan mutlak harus dilakukan.

PT Adhya Tirta Batam (ATB) sebagai  Smart Water Company di Indonesia akan membagi kiat terbaik dalam pengelolaan inventory berbasis teknologi melalui Webinar ZoomBA, Selasa, 12 Januari 2021, pada pukul 14.00 WIB.

Webinar yang menghadirkan Procurement Manager ATB , Yuli Maryati, ZoomBA mengangkat tema ”Manajemen Pengelolaan Inventory Berbasis Teknologi untuk Efisiensi Perusahaan”.

“Eksklusif untuk 80 orang peserta. Namun yang mendaftar mencapai ratusan orang,” ujar Maria.

Yuli Maryati akan menjelaskan mengenai manajemen inventory berbasis teknologi sistem ERP (Enterprise Resource Planning) yang telah dikembangkan oleh ATB.

Teknologi ini membantu menyediakan informasi dari semua aspek, terutama memberikan data real-time dan data historis yang akurat mengenai stok persediaan. ERP yang merupakan bagian dari Sparta Smart Solution ini juga mampu memprediksi kebutuhan stock secara optimal.

“Dengan demikian, perusahaan dapat menjamin lancarnya proses produksi dan operasional perusahaan karena persediaan yang dikelola secara optimal,” tuturnya.

ZoomBA merupakan sarana ATB untuk berbagi kiat sukses mengelola perusahaan dengan mengedepankan inovasi teknologi. Saat ini ZoomBA telah mencapai episode ke 11, dan telah membahas berbagai hal terkait manajemen pengelolaan yang terbukti berhasil diimplementasikan di sebuah perusahaan kelas SNI Platinum.

Selain membahas manajemen persediaan, ZoomBA juga menyediakan sesi khusus untuk membahas seputar management systemtechnical services dan communication services. Perusahaan yang ingin mendapatkan sharing dan bimbingan khusus dari tim profesional ZoomBA dapat mengunjungi website https://zoomba.atbbatam.com.(*)