batampos.co.id – Kepala Basarnas Tanjungpinang, Mumin Maulana, mengingatkan masyarakat Kepri untuk terus waspada terhadap bencana banjir, tanah longsor, maupun potensi bencana lain akibat cuaca buruk.

Kewaspadaan itu perlu ditingkatkan sepanjang Januari 2021 ini.

”Tetap waspada. Apalagi beberapa hari ini sering terjadi banjir dan tanah longsor. Potensi itu masih ada,” kata Mu’min kepada Batam Pos, Senin (11/1/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Mumin merujuk informasi yang diterbitkan BMKG, bahwa di sepanjang Januari, cuaca di perairan Kepri masih tidak menentu.

Angin kencang disertai hujan lebat bakal memicu gelombang
air laut yang tinggi.

Personel Polsek Batu Ampar mendatangi area longsor dan membantu mengevakuasi barang-barang di dua lokasi di Tanjung Sengkuang, Minggu (10/1/2021). Foto: Kompol Nendra Madya Tias untuk Batam Pos

”Masyarakat yang memanfaatkan angkutan penyeberangan dan yang melakukan usaha di lautan harus lebih hati-hati,” pintanya.

Ia meminta peran semua lapisan masyarakat untuk ikut andil, karena keselamatan itu tanggung jawab semua warga negara.

”Keselamatan jiwa itu sudah masalah kemanusiaan,” paparnya.

Di tempat terpisah, Polresta Barelang mengerahkan puluhan personel untuk membantu masyarakat yang terkeba musibah, Senin (11/1/2021) pagi.

Kegiatan ini berlangsung di wilayah Nongsa dan Tanjung Sekuang, Batuampar.

Kapolresta Barelang, Kombes Yos Guntur Yudi Fauris Susanto mengatakan, puluhan personel tersebut membantu membersihkan drainase di wilayah Nongsa.

Seperti di Perumahan Green City, Perumahan Devely Recidence, dan Kampung Jabi.

”Ada dua alat berat beko yang disediakan membantu membersihkan drainase. Karena rumah warga ini terkena dampak banjir,” ujar Yos.

Sedangkan di kawasan Batuampar, pihaknya membantu membersihkan puing-puing rumah yang terkena dampak longsor.

”Intinya Polresta Barelang bersedia membantu keperluan atau yang dibutuhkan warga saat terkena bencana,” tegasnya.(jpg)