batampos.co.id – Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin, akhirnya mengumumkan penguncian baru (lockdown) parsial di Kuala Lumpur dan lima negara bagian. Malaysia melarang perjalanan antarnegara bagian secara nasional. Malaysia saat ini sedang menghadapi gelombang tertinggi Covid-19 dengan rekor 3 ribu kasus per hari untuk pertama kalinya awal bulan ini.

Mulai Rabu (13/1) tengah malam, restoran di daerah yang terkena dampak akan dibatasi untuk layanan bawa pulang dan pertemuan sosial akan dilarang. Muhyiddin mengatakan supermarket dan bank akan tetap buka, sementara sektor tertentu termasuk manufaktur dan distribusi akan diizinkan beroperasi dengan kapasitas dibatasi.

Langkah pemerintah bertujuan untuk memeriksa tekanan pada rumah sakit untuk sementara waktu, karena sedang bersiap untuk memperkenalkan vaksin. Peluncuran 12,8 juta dosis vaksin Pfizer pertama akan dimulai pada akhir Februari.

Selain dengan Pfizer, AstraZeneca, dan COVAX, Malaysia masih dalam diskusi aktif dengan Sinovac dan CanSino Biologics yang berbasis di Tiongkok, serta Pusat Gamaleya Rusia. Pemerintah telah menyisihkan sekitar RM 3 miliar atau USD 741 juta untuk pembelian vaksin. Pengiriman awal akan disediakan untuk garis depan termasuk petugas kesehatan, polisi, dan pejabat militer.(jpg)