batampos.co.id – Hari ini Kota Batam akan menerima vaksin Covid-19 yang dikirimkan oleh Pemprov Kepri melalui Pelabuhan Roro Tanjung Uban menuju Pelabuhan Telaga Punggur.

Kadis Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Batam, Azril Apriansyah, mengatakan, vaksin Covid-19 tersebut akan tiba pada Rabu (13/1/2021) siang.

“Menurut info jumlahnya 11.120 dosis, tapi angka pastinya nanti setelah datang ke Batam (diberitahu,red),” jelasnya.

Vaksin Covid-19 lanjutnya akan disimpan di instalasi farmasi di Dinas Kesehatan.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak menolak saat akan divaksinasi Covid-19.

Gubernur Kepri Isdianto menyambut kedatangan 13.000 pcs Vaksin Covid-19 di ruang VIP Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Selasa (5/1/2021). (foto:humaspemprov)

“Hari ini kita juga dengarkan penjelasan dari dokter spesialis penyakit dalam. Artinya supaya kita tahu yang sebenarnya, sehingga bisa disampaikan kepada masyarakat,” katanya saat mensosialisasikan vaksinasi Covid-19 di Dataran Engku Putri, Senin (11/1/2021) lalu.

Kata dia, sosialisasi dilakukan agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar terkait vaksin Covid-19.

Pihaknnya juga sengaja mengumpulkan seluruh Forkompinda Kota Batam, Rumah Sakit, Puskesmas, tokoh masyarakat dan instansi pemerintah lainnya agar satu pendapat terkait vaksinasi Covid-19.

Saat ini lanjutnya, banyak isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait vaksin Covid-19 dan membuat masyarakat ragu.

Sosialisasi ini lanjutnya, diharapkan bisa meluruskan informasi-informasi yang diterima masyarakat.

Ia mengajak agar masyarakat percaya kepada pemerintah dan dokter yang memang sudah ahli dibidangnya.

“Kita memang tidak tahu mana yang benar, tapi kita harus percaya kepada dokter. Karena memang sudah ahli dibidangnya,” tegas Rudi.

Vaksinasi sendiri akan dilakukan secara bertahap. Prioritas utama lanjutnya adalah untuk para tenaga medis dan akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

“Vaksinnya ada di provinsi, jumlahnya untuk Batam saya belum dapat angkanya. Tapi yang jelas sesuai dengan tenaga medis kita,” jelasnya.

Wali Kota meminta agar masyarakat tidak menolak jika nantinya dilakukan vaksin.

Sebab kata dia, vaksinasi diberikan bukan untuk diri sendiri tapi juga orang lain di sekitarnya.

“Kalau virus ini tidak menular silahkan menolak, tapi yang menjadi masalah adalah virus corona ini bisa menular kepada siapa saja,” katanya.(*/esa)