batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepri mulai mendistribusikan vaksin Covid-19 ke tiga kabupaten/kota di Kepri. Tahap pertama, vaksin disalurkan ke Batam, Bintan, dan Tanjungpinang. Empat kabupaten lainnya akan menerima vaksin pada Februari.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah, menjelaskan bahwa pembagian tahapan distribusi vaksin tersebut sesuai dengan edaran Menteri Kesehatan (Menkes).

“Hari ini Presiden sudah vaksinasi, besok (hari ini, red) insya Allah Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Provinsi Kepri akan divaksinasi,” kata Arif di Gedung Daerah, Rabu (13/1).

Dijelaskan Arif, hingga saat ini, semua Forkopimda bersedia mengikuti vaksinasi. Bahkan tidak cukup waktu untuk mendata sebab orang yang akan divaksinasi harus didata terlebih dahulu, kemudian dijawab oleh Menkes dan diberikan nomor registrasi.

“Besok jam 10 di Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib akan divaksinasi,” ujar Arif.

Selain Forkopimda, lanjutnya, yang akan divaksinasi tahap pertama itu adalah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, tokoh agama seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Lembaga Adat Melayu (LAM), pendeta, tokoh Tionghoa.

Sedangkan untuk Gubernur Kepri, kata Arif, tidak ikut divaksinasi sebab pernah terpapar Covid-19 dan usianya juga sudah lebih dari 59 tahun. “Jadi, saya yang gantikan untuk divaksin,” sebutnya.

Setiap warga negara yang sudah disuntik vaksin akan diberi sertifikat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan itu tidak bisa digunakan untuk tujuan perjalanan, sebab untuk keperluan bepergian berasal dari Kementerian Perhubungan.

Sementara itu, untuk pendistribusian vaksin tahap kedua akan disalurkan lewat Batam menggunakan pesawat, akan dihitung jadwal keluar vaksin dari tempat penyimpanan karena tidak boleh lebih dari tiga hari. Saat vaksin sampai di bandara, harus langsung masuk ke pesawat.

“Sama seperti hari ini, begitu sampai pelabuhan, vaksin harus masuk ke kapal,” kata Arif.(*/jpg)