batampos.co.id – Ustadz Yusuf Mansur membenarkan kabar meninggalnya Syekh Ali Jaber pada pukul 8.30 WIB di Rumah Sakit Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta. Di mana Syekh Ali sendiri sejak 29 Desember 2020 dinyatakan positif Covid-19.

Namun, dia juga mengklaim bahwa pada saat wafatnya ulama yang lahir di Madinah, Arab Saudi itu telah terbebas dari Covid-19. Hal itu ia sampaikan melalui akun Instagram-nya @yusufmansurnew.

’’Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, kita semua berduka, Indonesia berduka. Syekh Ali berpulang ke Rahmatullah jam 8.30 pagi tadi di Rumah Sakit YARSI Jakarta. Syekh Ali memang kena Covid, tapi Covidnya udah ngga ada, meninggalnya udah dalam keadaan negatif Covid,’’ tulisnya dalam ketarangan foto di Instagram-nya yang dikutip JawaPos.com, Kamis (14/1).

Syeikh Ali Jabber. (jpg)

Ia mendoakan pria yang wafat pada usia 44 tahun ini husnul khotimah dan syahid. Ustadz Yusuf juga mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan kabar semalam bahwa Syekh Ali Jaber kritis dan hendak dipasang alat jantung. ’

’InshaAllah beliau syahid, kurang lebih 16–17 hari ya diventilator dan semalam dikabarin oleh Sultan Iskandar dan dokter bahwa Syekh Ali kritis,’’ jelasnya.

’’Saya juga sebar permohonan doa kepada Ustaz dan Ustadzah, ke Aa Gym, ke temen-temen Gus-Gus se-Nusantara, pimpinan pondok se-Indonesia, kirimin (pesan), Syekh Ali kritis, tolong didoain dan mau dipasang alat jantung dan sebagainya,’’ imbuh dia.

Dirinya mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Syekh Ali Jaber. Dia pun meminta agar masyarakat Indonesia memberikan doa atas berpulangnya hafidz Qur’an tersebut.

’’Saya ucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya Syekh Ali. Kita kehilangan pejuang Quran, kita kehilangan seorang dai yang ikhlas, dia meninggalkan negaranya untuk dakwah di Indonesia, mau pindah kewarganegaraan untuk dakwah di Indonesia. Innalillahi wa innalillahi rojiun, InshaAllah Syekh Ali Husnul Khotimah,’’ tulisnya lagi.

Seperti diketahui, Syekh Ali Jaber dinyatakan positif tertular Covid-19 pada 29 Desember 2020. Ia mengaku sesak nafas dan mengalami batuk serta demam. Pada saat itu juga, dia dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan intensif. (*/jpg)